Ini Alasan Scarlett Johansson Tuntut Disney

JagatBisnis.com –  Ketetapan Disney untuk mengeluarkan film Black Widow di Disney Plus berbarengan dengan penayangannya di bioskop, telah mengakibatkan pertempuran hukum dengan aktor utama film itu, Scarlett Johansson.

Dalam petisi yang diajukan pada Kamis lalu di Majelis hukum Besar Los Angeles, daya hukum Johansson mendakwa kalau Disney telah melakukan pelanggaran kontrak, karena tidak menayangkan film itu dengan cara khusus di bioskop, alhasil menurunkan pemasaran tiket untuk film spin- off Avengers itu.

Beberapa besar ganti rugi akan diterima Johansson terkait kinerjanya untuk film yang telah mengecap box office itu. Jika mencapai dorong ukur khusus, sepatutnya Johansson akan mendapatkan tambahan.

” Disney dengan terencana membuat Marvel melanggar akad, tanpa pembenaran, untuk menghindari Ms. Johansson mengetahui khasiat penuh dari tawar- menawarnya dengan Marvel,” suara petisi itu, dilansir Variety, Jumat 30 Juli 2021.

Sebelumnya, Disney memublikasikan pada Maret 2021 kalau Black Widow akan tayang kesatu di bioskop dan layanan streaming film dengan cara berbarengan. Tahap itu dilakukan, kala bioskop di situ terkini membaik dari penutupan dan pemisahan kapasitas dampak COVID- 19.

Setelah itu pada 9 Juli 2021, Black Widow membongkar rekor box office selama masa endemi, dengan debutnya yang mengecap USD80 juta di Amerika Utara dan mendapatkan bonus USD78 juta di luar negara. Belum lagi pemasukan dari Disney Plus, yang berhasil meraup USD60 juta.

Tetapi, pemasaran tiket menyusut runcing pada minggu- minggu selanjutnya. Dengan cara garis besar, keseluruhan pemasukan film Black Widow saat ini mencapai USD319 juta. Perihal itu menaruh Black Widow sebagai salah satu film Marvel dengan pemasukan terendah sejauh era.

Tak lama setelah debutnya, National Association of Theatre Owners, menerangkan kalau luncurkan simultan Black Widow di bioskop dan streaming telah memberati uang Disney dalam pemasukan per pemirsa selama era film.

Tetapi, petisi yang diajukan pengacara Scarlett Johansson mengatakan kalau saham Disney naik setelah industri itu mengatakan nilai pendapatannya.

” Disney memilah untuk meredakan penanam modal Wall Street dan berikan profit, daripada membiarkan anak perusahaannya Marvel untuk menaati akad itu. Tidak terdapat yang mengejutkan, pelanggaran Disney kepada Akad sukses menarik jutaan penggemar menghindar dari bioskop dan mengarah layanan streaming Disney Plus- nya,” lanjut petisi itu.

The Wall Street Journal yang menyampaikan informasi terkait petisi itu, melaporkan kalau pangkal yang dekat dengan Johansson berspekulasi, ketetapan untuk mengeluarkan film itu dengan cara berbarengan di Disney Plus, menyebabkan Johansson kehabisan tambahan sebesar USD50 juta.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button