Indonesia Simpan 282,4 Juta Dosis Vaksin Covid-19

JagatBisnis.com – Hingga saat ini, Indonesia sudah mengamankan 282,4 juta dosis vaksin Covid-19. Stok itu berasal dari kedatangan 3 tahapan vaksin, yaitu tahap 88, 89, dan 90.

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi menjelaskan, tahapan pertama, vaksin tahap 88 datang 688.800 dosis AstraZeneca yang tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (13/10/2021). Kedatangan vaksin ini merupakan bantuan Pemerintah Prancis.

“Maka, total dukungan vaksin dari Prancis yang telah diterima Indonesia berjumlah 3.852.340 dosis AstraZeneca. Jumlah ini melebihi komitmen awal, yaitu 3 juta dosis yang disampaikan Presiden Prancis kepada Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada 4 Agustus 2021 lalu,” katanya, dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/10/2021).

Memurutnya, Indonesia pun memberikan apresiasi mendalam atas bantuan dan dukungan dari Prancis. Solidaritas dan kerja sama yang kuat menjadi modal utama bersama mengatasi pandemi Covid-19.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Perancis atas kerjasama dan bantuannya untuk memberantas Covid-19,” ujar Retno.

Sementara itu, Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, menambahkan, vaksin Covid-19 tahapan kedua, vaksin ke-89, berupa 601.380 dosis vaksin Pfizer, yang tiba Kamis (14/10/2021). Sehingfa total vaksin Pfizer yang sudah datang per 14 Oktober 2021 adalah 16,3 juta dosis.

“Kedatangan vaksin Pfizer dalam bentuk jadi ini langsung didistribusikan ke 8 provinsi sebanyak 601.380 dosis vaksin Pfizer meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Sulawesi Barat, dan Jawa Barat.

Ketiga, tambahnya, Indonesia juga kedatangan vaksin tahap ke-90 pada Kamis (14/10/2021). Vaksin yang tiba merupakan AstraZeneca berjumlah 672.600 dosis.Dengan demikian, vaksin Covid-19 yang tiba di Tanah Air dalam berbagai merek, baik bentuk jadi maupun bahan baku (bulk) berjumlah 282.490.700 dosis.

“Sebagaimana arahan presiden, setiap vaksin yang datang harus segera didistribusikan, lalu disuntikkan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat cepat disuntik dan makin terlindungi dari Covid-19,” tutup Usman. (*/esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button