Indonesia Klaim Sukses Jinakkan Covid-19 Varian Delta

JagatBisnis.com – Tren penurunan kasus Covid-19 di Indonesia juga diiringi dengan penurunan angka kematian. Hal itu terjadi sejak merebaknya varian delta. Sehingga Indonesia dianggap berhasil mengendalikan Covid-19 varian delta yang berasal dari India ini.

“Dari data, Indonesia negara yang relatif sangat baik dalam penanganan Covid-19, mulai dari kasus harian atau kasus mingguan. Kasus kematian juga bisa ditekan rendah dan Indonesia dalam situasi yang cukup baik,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Seminar Sinergi Pengawasan Program PC-PEN, seperti dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/10/2021).

Meski begitu, lanjutnya, beberapa negara seperti Turki, Inggris dan Rusia masih menghadapi tantangan dalam pengendalian varian delta. Apalagi, penambahan kasus di negara-negara tersebut masih cukup tinggi. Padahal dalam beberapa waktu kedepan Inggris akan menjadi tuan rumah dalam pertemuan yang membahas tentang ancaman perubahan iklim.

“Situasi ini pun menjadi pelik bagi para pembuat kebijakan karena negara-negara tersebut harus mengeluarkan kebijakan yang mengutamakan keselamatan masyarakat, wlaupun bisa berdampak berat pada sisi ekonomi. Meskipun sudah ada vaksinasi dan pengobatan pasien di rumah sakit untuk mengurangi resiko meninggal dunia,” paparnya.

Dia menjelaskan, dari berbagai perbandingan tersebut menunjukkan Indonesia berprestasi dalam mengendalikan Covid-19. Kebijakan-kebijakan tersebut berhasil dengan dukungan kerja sama berbagai pihak baik di pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga para aparat keamanan seperti TNI Polri.

“Sehingga fakta Indonesia bisa kendalikan ini prestasi dan hasil kerja keras nyata semua pihak, pemerintah pusat yang langsung dimonitor Presiden kepada Pemda, jajaran TNI Polri yang memberikan kontribusi yang luar biasa,” imbuh dia.

Dia menambahkan, adanya penurunan kasus ini bisa menormalisasi kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat. Sehingga program PEN bisa dilakukan dan memulihkan kembali tidak hanya daya beli masya atau kesejahteraan tapi mengembalikan lagi kesempatan kerja dan mendorong investasi. (*/esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button