Hotel Ini Beri Sensasi Seperti Kapal Ruang Angkasa di Alam Bebas

jagatBisnis.com – Pulau Bali masih jadi tempat favorit untuk liburan atapun bulan madu bagi wiasatan lokal maupun interlokal. Selain keindahan alamnya, Bali didukung oleh penginapan yang variatif dan unik yang membuatnya semakin menarik.

Dengan berbagai pilihan hotel yang ada di Bali buat pengunjung bisa disesuaikan dengan tujuan. Ada hotel yang didesain cocok untuk bulan madu atau khusus backpacker dan keluarga misalnya.

Keunikan dan desain hotel yang menarik ini tidak akan ada tanpa buah pikir para arsitektur. Sementara arsitek bangunan komersil di Pulau Dewata ini tak hanya dari Indonesia saja, tetapi juga luar negeri.

Salah satunya, adalah Aron Geller. Melalui Salah satu karyanya, White Cubes Hotel yang berada di Ubud, Aron telah dua kali memenangkan Discovery Channel Award dalam kategori World’s Fancy Hotels.

Pria asal Perancis ini sudah tinggal di Bali selama 12 tahun. Tak heran jika Aron Geller sudah fasih berbahasa Indonesia, bahkan ia fasih bahasa daerah dan mempelajari beberapa dialek.

Lantas seperti apa hotel yang akan memadukan glampig dan unsurr modernnya?

“Saya tinggal di Bali sudah 12 tahun, belajar bahasa setiap hari sekarang sudah lancar dan cukup bisa bahasa daerah dan beberapa dialek. Saya senang bisa belajar budaya Bali. Selain itu bahasa penting untuk berbicara dengan pekerja lokal,” ujar Aron Geller.

Menurutnya, sebagai seorang pendatang harus bisa beradaptasi dengan budaya dan masyarakat. Menurut Aron hal itu adalah suatu bentuk penghormatan.

“Di Bali, Indonesia rasanya berbeda, tidak seperti di manapun. Seperti pepetah bilang, They don’t go to someone’s house with their rules. Jadi saya harus menghormati mereka, dengan begitu saya bisa diterima oleh mereka,” kata Aron.

Sebagai bentuk penghormatan lainnya, Geller membiasakan hidup bersama penduduk lokal. Ia juga mempelajari adat istiadat setempat, belajar tradisi dan mengasah mentalnya.

Sebagai arsitek, Geller tak hanya mengerjakan gedung saja, tetapi juga jembatan dan sarana lainnya. Selama berada di Bali, ia sudah memiliki 72 anggota staff yang didominasi oleh warga Indonesia.

Di dalam PT. Industri Vertikal Indonesi Geller memegang peran sebagai pimpinan dan pemegang saham. Perusahaannya memiliki dua hektar ruang produksi dan 23 proyek kontruksi dioperasikan. Hotel itu akan segera direalisasikan dalam waktu dekat, begini rencananya.

Karya-karyanya telah menerima beberapa penghargaan, selain dua penghargaan dari Discovery Channel untuk White Cubes Hotel. Geller juga mendapatkan penghargaan atas kontribusi untuk proses daur ulang.

Perusahaan Geller memiliki lebih dari 20 objek yang direalisasikan. Sekarang ia meluncurkan proyek baru, yakni pembangunan hotel kapsul individu Pepelatz. Hotel kapsul ini didesain unik, pengunjung akan merasakan seperti tidur di alam bebas. Mereka akan bisa menikmati keindahan langit dari dalam kapsul.

“Bayangkan anda berada di dalam kapsul otonom ultramodern. Konsepnya seperti glamping tetapi pada tingkat kemewahan setidaknya kenyamanan,” jelas Geller.

Glamping sendiri merupakan suatu bentuk berkemah yang melibatkan akomodasi dan fasilitas yang lebih mewat daripada kemah tradisional. Hotel Kapsul Pepelatz dibuat menyerupai pesawat luar angkasa yang tidak terbang.

Karya-karya yang telah dihasilkan, lahir dari buah pikirnya yang visioner. Aron Geller memiliki prinsip jika cintailah apa yang anda lakukan dan lakukan apa yang anda cintai, maka ide akan terus mengalir.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button