Dorong Wirausaha, Pemkot Jakut Gandeng Apical Gelar Pelatihan Memasak

JagatBisnis.com –  Sebanyak 80 orang yang tergabung dalam program Jakpreneur kecamatan di Jakarta Utara mengikuti pelatihan memasak secara virtual, Kamis (24/6/2021). Kegiatan yang bertema, “Pelatihan Daring Olahan Margarin dan Minyak Samin”, untuk mendorong masyarakat agar memiliki keahlian memasak. Sehingga bisa berwirausaha  dan membentuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di masa pandemi Covid-19 ini.

Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Energi Kota Administrasi Jakarta Utara Gatot S. Widargdo mengatakan, pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari setahun ini berpengaruh ke setiap sektor, termasuk juga para pelaku UMKM di Jakarta, khususnya Jakarta Utara. Dengan adanya kegiatan diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan ilmu baru dalam mengolah makanan.

“Sehingga mereka yang sudah pandai memasak bisa makin pandai lagi dan bisa menambah variasi masakan yang diolah. Karena tidak semua orang bisa memasak makanan yang bisa dinikmati semua orang,” katanya dalam acara tersebut.

Senior Manager IDEAS Apical, Fajar Marhaendra menambahkan, dalam kegiatan pelatihan memasak ini, pihaknya menyiapkan 5 resep, yaitu nasi kebuli, mie goreng samin, donat, cake keju ekonomis, dan croissant. Semu resep makanan itu menggunakan bahan-bahan berbasis kelapa sawit berkelanjutan, seperti Vitas minyak samin.

“Minyak samin produk kami merupakan produk minyak sawit padat yang memiliki rasa butter yang khas dan menambah kelezatan dan kegurihan pada masakan. Produk ini mengandung omega 9, omega 6, omega 4, dan bebas dari lemak trans. Selain itu, minyak sawit juga bebas kolesterol dan mengandung keseimbangan antara lemak jenuh dan tidak jenuh dan mengandung asam lemak esensial,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, tahun ini merupakan tahun kedua pelatihan serupa. Pada tahun lalu, pelatihan ini juga dilakukan secara full daring dengan jumlah peserta yang sama. Karena antusiasmenya sangat baik, maka bersama Sudinakertrans Jakarta Utara dan pihaknya kembali bekerjasama mendukung kegiatan pelatihan ini.

“Kami berharap dapat terus mendukung kegiatan yang merupakan salah satu kegiatan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) kami”, tegas Fajar.

“Seperti juga gelaran sebelumnya, lanjut Fajar, di akhir kegiatan pelatihan memasak ini dipilih 3 kelompok terbaik yang dapat memenuhi seluruh kriteria dari Sudinakertrans yaitu dari segi rasa, tampilan, dan juga penyajian.

“Tidak hanya itu, dilakukan juga penyerahan secara simbolis gerobak yang dapat digunakan untuk berjualan yang diserahkan kepada kelompok yang menjadi pemenang. Tentunya, acara ini digelar dengan tetap memberlakukan protokol kesehatan (prokes),” tutupnya. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button