Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional, Bea Cukai Berikan Fasilitas Gudang Berikat

JagatBisnis.com –  Kantor Wilayah Bea Cukai Jateng-DIY dan Bea Cukai Semarang resmi memberikan izin fasilitas Gudang Berikat (GB) kepada PT Sunjaya Mentari Abadi. Perusahaan yang bergerak di bidang penyedia kebutuhan bahan baku, khususnya bidang industri garmen ini mendapat izin penggunaan GB setelah melakukan pemaparan proses bisnis secara daring pada Kamis, 11 November 2021 lalu.

Amin Tri Sobri selaku Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan Cukai menyampaikan bahwa pemberian fasilitas GB ini merupakan salah satu penunjang pemulihan ekonomi nasional dan sebagai pintu pendorong akselerasi dari perusahaan tujuan pengeluaran supaya bisa berkembang lebih baik.

“Kami meminta agar PT Sunjaya Mentari Abadi dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik mungkin, terus menjaga kepatuhan, dan ketentuan peraturan fasilitas GB” ujar Amin.

Direktur PT Sunjaya Mentari Abadi, Sunardi, sangat mengapresiasi atas asistensi yang diberikan oleh Bea Cukai selama mendapatkan perizinan fasilitas GB yang tanpa dipungut biaya sepeserpun dan dengan perizinan online yang memudahkan.

“Selama ini kita tahu bahwa kendala yang dihadapi oleh IKM adalah lambatnya bahan baku produksi berupa kain atau tekstil, hal tersebutlah yang menjadikan kami ingin memberikan kemudahan kepada IKM agar dapat memenuhi kebutuhan bahan baku dengan kualitas yang bagus dan harga yang bersaing” tutur Sunardi.

PT Sunjaya Mentari Abadi merupakan kategori GB Pendukung Kegiatan Industri, yaitu GB yang menimbun dan menyediakan barang impor untuk didistribusikan kepada industri di dalam daerah pabean atau Kawasan Berikat. Dengan fasilitas GB, perusahaan antara lain mendapat fasilitas penangguhan bea masuk.

“Dengan fasilitas GB ini diharapkan dapat berdampak positif bagi perkembangan konveksi IKM padat karya, menyerap tenaga kerja, serta dapat mendorong peningkatan investasi dan ekspor nasional,” tutup Amin.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button