Bukan Cuma Tipu CPNS, Anak Nia Daniaty Juga Minta Traktiran ke Korban

JagatBisnis.com – Salah satu korban pembohongan anak biduan tua Nia Daniaty, ialah Olivia Nathania mengatakan tidak betul jika Olivia menyambut uang untuk kegiatan operasional bimbingan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Merupakan perempuan bernama Agustin yang pula guru Olivia kala masih bersandar di kursi Sekolah Menengah Atas yang menampik statment Olivia itu.

Agustin yang jadi korban menerangkan jika yang ditawarkan Olivia merupakan rekurtmen CPNS rute pengganti dan rute hasil, bukan bimbingan CPNS. 2 tahun ia memberikan uang yang dimohon Olivia.

” Tadi aku sampaikan bertepatan pada 28 November 2019, ia chat aku, tuturnya Bu, terdapat yang ingin masuk CPNS?. Jadi, itu sudah jelas, CPNS. Ia berterus terang sudah membuat kurang lebih 4 tahun,” tutur ia di Markas Polda Metro Jaya, Jumat 1 Oktober 2021.

Dirinya menjelaskan saat itu tak terdapat ajuan bimbingan serupa sekali dari Oli semacam yang dikatakannya. Perihal itu karena rute pengganti dan rute hasil yang ditawarkan tidak wajib melalui uji CPNS.

Bahkan, baginya Olivia sering membenarkan orang yang mencatat lewatnya akan diperoleh jadi CPNS pada kedudukan yang dijanjikan. Tidak hanya itu, untuk lebih memastikan rekrutmen itu asli, Olivia memohon traktiran bila para pendaftar sudah mulai bertugas sebagai PNS.

” Tuturnya demikian ini sahabat esok jika dapet gaji Oli ditraktir makan saja betul, bisa kenapa di Warteg enggak masalah tutur ia gitu,” tutur ia.

Sebelumnya dikabarkan, Gadis Nia Daniaty, Olivia Nathania ambil ucapan, sesudah dikabarkan atas dugaan pembohongan modus pemilahan Calon Karyawan Negara Awam( CPNS) kepada 225 orang. Oi, teguran Olivia menjelaskan tidak sempat menjanjikan 225 orang itu untuk dapat masuk PNS.

” Tidak sempat( menjanjikan masuk PNS),” tutur Olivia Nathania semacam diambil dari siaran YouTube.

Lebih lanjut, Oi menjelaskan cuma menyelenggarakan bimbingan untuk masuk CPNS

” Butuh aku luruskan ada pula aku menyelenggarakan bimbingan untuk masuk CPNS bimbingan, dapat diperiksa tempatnya terdapat pengajarnya juga terdapat,” tutur Oi.

Gadis Nia Daniaty tidak menyangkal pertanyaan menyambut uang Rp25 juta per orang. Bagi Oi, uang itu itu untuk kegiatan operasional bimbingan CPNS itu.

” Memang aku dapat uang dari sana senilai Rp25 juta per orang tetapi dengan angka Rp25 juta itu digunakan untuk apa, jika ditanya aku memiliki untuk dari sana alami tetapi Rp25 juta ini untuk guru, carter tempat dan lain- lain,” tutur Oi.

Untuk diketahui, anak biduan lawas Nia Daniaty, Olivia Nathania diseret ke rute hukum atas dakwaan dugaan pembohongan dengan modus dapat memasukkan orang jadi karyawan negara awam( PNS).

Informasi diperoleh dengan nomor LP atau B atau 4728 atau IX atau SPKT atau POLDA METRO Jaya bertepatan pada 23 September 2021. Pengacara bernama Odie Hodianto yang menggantikan korban mengklaim terdapat ratusan korban lain dari pembohongan ini.

” Ini terdapat 225 orang ditipu dengan jumlah kehilangan estimasi mencapai Rp9, 7 miliyar lebih,” tutur ia di Markas Polda Metro Jaya, Jumat 24 September 2021.(pia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button