Brantas Abipraya Geber Modernisasi Irigasi Indramayu dan Majalengka

JagatBisnis.com – PT Brantas Abipraya (Persero) yang merupakan perusahaan konstruksi milik negara ini fokus menyelesaikan modernisasi sejumlah saluran irigasi di wilayah Kabupaten Indramayu dan Majalengka. Proses pengerjaan proyek RIMP LSS 05 ini pun dikebut oleh Brantas Abipraya agar manfaatnya dapat segera dinikmati masyarakat sekitar Indramayu dan Majalengka, Jawa Barat.

“Kegiatan proyek irigasi ini tepatnya berlokasi di Desa Pegedangan Kecamatan Tukdana Indramayu. Pengerjaan kini sedang melakukan pemasangan top lini, grevel, pengecoran LC, dan pemasangan precast,” ujar Candra Nata Maulana selaku Project Manager Proyek RIMP LSS 05 Brantas Abipraya.

Candra menambahkan kegiatan pengerasan jalan tanggul dengan menggunakan pasir guna mempermudah akses menuju lokasi kerja di tanggul saluran sekunder Bangodua. Di Desa Cangko, lanjut dia, pekerja sedang melaksanakan pemasangan top dinding plam, besi parapet, begisting dan pengecoran LC di saluran sekunder cangko sepanjang 1330 m.

Selanjutnya kegiatan RIMP LSS 05, Brantas Abipraya melakukan pekerjaan di Desa Sukadana Kecamatan Tukdana. Kegiatan proyek meliputi pengecoran lc, pemasangan besi parape, begisting, pemadatan jalan dengan batu pasir untuk akses ke lokasi kerja di saluran sekunder Tukdana SS.B.TA 1 dan SS.B.TA 2 sepanjang 1.080 meter.

Ditambahkannya, kegiatan proyek di Desa Sukaperna saat ini sedang dilakukan pekerjaan pengurasan saluran sekunder Bangodua, pembuatan sodetan sementara dan pengurasan saluran sekunder menggunakan excavator mini.

Selanjutnya di saluran sekunder Desa Bangodua yaitu merapihkan tepi saluran sekunder menggunakan excavator, dilaksanakan top frafel. Pemasangan top lini, pricest, finising keving dan merapihkan tumpukan material tanah dipinggir saluran sekunder desa setempat.

Di saluran sekunder yang lokasinya berada di Desa Karanggetas, sedang dilaksanakan pengurasan saluran. Hal ini dilakukan karena adanya pendangkalan. Pengurasannya pun dilakukan menggunakan excavator dan pemasangan patok spail bank. Untuk Kabupaten Majalengka, Brantas Abipraya melakukan pekerjaan proyek di Desa Pangkalan Pari Kecamatan Jatitujuh, sedang melakukan begisting, besi parapet, pengecoran lantai dan dinding di saluran sekunder sumber (sss) sepanjang 1.000 meter.

Sesuai motonya Spirit for Giving the Best, dalam proses pengerjaannya walau Indonesia sedang dihadang pandemi Corona Virus Disease – 19 (Covid-19), hal ini tak lantas membuat Brantas Abipraya terhambat kinerjanya. Dapat diselesaikan sesuai target waktu, selama pengerjaannya ini Brantas Abipraya selalu memberikan yang terbaik dengan mengutamakan kualitas mutu, pelayanan dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja).

“K3 selalu menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan proyek. Hal ini terlihat dari penerapan disiplin protokol kesehatan yang dilakukan di proyek, guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 di proyek-proyek Brantas Abipraya, langkah pencegahan juga dijalankan seperti dengan selalu memantau kesehatan para tenaga kerja di proyek,” kata Miftakhul Anas yang merupakan Sekretaris Perusahaan Brantas Abipraya.

Memantapkan posisinya sebagai salah satu BUMN konstruksi terpercaya dengan keunggulan safety konstruksinya, Brantas Abipraya pun buktikan dengan keberhasilannya menyabet penghargaan WSO Indonesia Safety Culture Awards (WISCA) dari World Safety Organization (WSO), sebagai perusahan yang berkomitmen dan mengimplementasikan budaya keselamatan dan kesehatan kerja dan lingkungan (K3L) tingkat dunia dengan sangat baik atau level 4 (silver) pada 3 Februari 2021 lalu.

Level ini menunjukkan bahwa Brantas Abipraya telah teruji proaktif sistem budaya K3L-nya baik di lapangan maupun di bagian administrasi melalui hasil survei dan observasi mendalam. (srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button