Blibli Kukuhkan Diri Sebagai Pemain Omnichannel yang Kuat

JagatBisnis.com – Blibli makin mengukuhkan diri sebagai pemain e-commerce yang tidak mengandalkan kanal penjualan online semata. Hal ini ditunjukkan dengan aksi korporat perusahaan induknya, PT Global Digital Niaga yang merampungkan akuisisi 51% saham pengelola gerai Ranch Market Group, PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC) dengan nilai akuisisi sebesar Rp 2,03 triliun pada 30 September 2021.

Bagi Blibli, langkah ini merupakan sebuah akusisi kekuatan offline store yang besar. Ranch Market memiliki 48 unit toko ritel grosir yang bernaung dalam 4 brand supermarket yaitu Ranch Market, Farmers Market, the Gourmet by Ranch Market, dan Day2Day by Farmers Market. Langkah ini juga menjadi penegasan posisi berikut strategi Blibli mengarungi persaingan e-commerce di Tanah Air yang semakin ketat.

Menurut Edward Killian, CMO Blibli, langkah akusisi tersebut tak bisa dilepaskan dari perusahaannya yang makin meyakini bahwa konvergensi dalam hal belanja akan makin kuat, melibatkan online dan offline. Hybrid. Konsumen yang belanja offline, datang ke toko tetap ada, begitu pula yang stay online dalam belanja. “Karena itu kami terus mengupayakan solusi terbaik di era seperti ini,” katanya. Untuk menopang hal itu, Blibli memperkuat teknologi digital, termasuk menggunakan machine learning agar solusi yang diberikan tepat sasaran, personalized, sesuai dengan behaviour konsumen.

Akuisisi ini juga menghasilkan situasi win-win bagi kedua belah pihak. Sinergi kedua perusahaan juga memunculkan percepatan serta penguatan strategi omnichannel untuk memberikan pengalaman (customer experience) ritel yang lengkap, baik secara online maupun offline.

Bahkan para pelaku UMKM yang merupakan rekanan penyedia produk di Ranch Market Group ikut memetik potensi keuntungan dari akuisisi ini. Mereka berkesempatan memperluas distribusi produknya ke seluruh Indonesia melalui ekosistem teknologi yang dimiliki Blibli secara menyeluruh. Begitu juga mitra UMKM Blibli mampu menambah saluran distribusi mereka guna menyasar lebih banyak pelanggan loyal dari Ranch Market Group. Namun yang paling penting dan menjadi fokus Blibli, kata Killian, adalah bisa menghadirkan enhance shopping experience yang excellent untuk customer karena memberikan layanan online to offline (O2O) yang komplet.

Keterangan tersebut diungkapkan Edward Killian dalam acara Indonesia Brand Forum (IBF) 2021, 4 November 2021. Dalam acara ini, Edward Killian juga menguraikan apa yang menjadi target Blibli dalam talkshow dengan topik “The Omni Champion: Phygital Is Key”.

Blibli adalah salah satu Cool+Agile Brands yang diundang hadir dalam ajang Indonesia Brand Forum (IBF) 2021 yang berlangsung pada 2-4 November 2021. Dalam ajang ini, sejumlah brand lokal berbagi (sharing) seputar kinerja berikut kiat dan strategi bisnisnya masing-masing. Selain konferensi, pada IBF 2021 ini juga diluncurkan buku berjudul The Rise of Cool+Agile Brands. Dalam buku ini dikupas sekitar 30 brands yang mampu keluar dari jerat triple disruption. Merek-merek yang sukses melewati triple disruption ini disebut Cool+Agile Brands lantaran menawarkan model bisnis baru yang inovatif.(boy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button