Besok, Arab Saudi, Kuwait dan Mesir akan Menjalani Ibadah Puasa Ramadan

JagatBisnis.com – Mahkamah Agung Arab Saudi akan memublikasikan ketetapan dini bulan bersih Ramadhan 1442 Hijriah atau 2021 pada Senin malam, durasi setempat. Dewan meminta warga yang melihat bulan sabit Ramadhan pada Senin petang ini, untuk segera melaporkan dan memasukkan kesaksiannya ke majelis hukum setempat.

Pada Minggu malam bersamaan dengan 29 Syaban 1442 H( penanggalan Ummul Qurro), Dewan melangsungkan pertemuan untuk memilah informasi dari para saksi bab tumbangnya dini bulan Ramadhan 1442 H. Tetapi belum terdapat informasi yang mengkonfirmasi melihat bulan sabit pada Minggu malam di semua wilayah Kerajaan.

” Majelis hukum akan melangsungkan rapat pada Senin malam untuk membuat pemberitahuan sehubungan dengan dini bulan bersih Ramadhan,” tutur Dewan Arab Saudi dalam sebuah statment dilansir SaudiGazette, Senin, 12 April 2021.

Dalam statment sebelumnya, majelis hukum meminta seluruh Mukmin di Kerajaan untuk mencermati bulan sabit Ramadhan. Siapapun yang melihat bulan sabit dengan mata telajang ataupun teropong, wajib melapor ke majelis hukum terdekat untuk memasukkan kesaksiannya.

” Dalam perihal tidak terdapat bukti tentang penampakan bulan sabit Ramadhan pada hari Minggu, hari ke- 30 Syaban akan berakhir pada hari Senin, dan bulan puasa akan dimulai pada hari Selasa, 13 April. Perihal ini searah dengan adat- istiadat Rasul( SAW),” catat pengadilan

Sementara itu, Dar Al- Ifta, Mesir, mengatakan dalam statment sah pada Minggu malam( 29 Syaban), mengatakan kalau pengamat tidak bisa mencermati bulan sabit hari ini.

Oleh karena itu, Dar Angkatan laut(AL) Ifta memublikasikan hari Senin sebagai akhir( digenapkan 30 hari) dari bulan Syaban 1442 H, dengan demikian hari awal Ramadhan 1442 H akan jatuh pada 13 April 2021.

” Kita menyampaikan perkataan aman yang ikhlas pada Yang Agung Kepala negara Abdel Fattah El- Sisi, Kepala negara Republik, dan kita berambisi Yang Agung lalu segar, aman, dan berhasil,” imbuh statment itu.

Dar al- Ifta pula melafalkan aman menunaikan ibadah puasa Ramadhan pada semua pemeluk Mukmin, kepala negeri, para raja dan pangeran di semua bumi.

Kuwait pula memublikasikan 13 April sebagai hari awal Ramadhan dan melafalkan aman pada rakyatnya dan semua Mukmin di semua bumi. Gulf News melaporkan, Selasa( 13 atau 4) akan jadi hari awal Ramadhan di Lebanon.

Kedua negeri( Kuwait dan Lebanon) mengatakan bulan sabit Ramadhan nampak hari ini, dan diumumkan Senin sebagai hari terakhir Syaban.

Sedangkan negeri lain, termasuk Maroko, belum menguak bertepatan pada sah Ramadhan. Negara Afrika Utara itu diperkirakan akan mencermati bulan sabit pada petang esok.

Berdasarkan kalkulasi astronomi dini Ramadhan di Maroko akan dimulai pada 14 April 2021.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button