Bea Cukai Raih Capaian Penerimaan yang Memuaskan di Kuartal I

JagatBisnis.com – Bea Cukai sebagai revenue collector kian berupaya mengoptimalkan penerimaan negara yang diperoleh melalui bea masuk, pajak dalam rangka impor, dan cukai. Pada kuartal I tahun 2021, Bea Cukai telah berhasil menoreh capaian penerimaan yang sangat memuaskan.

Plt. Kepala Subdirektorat Komunikasi dan Publikasi, Hatta Wardahana, mengungkapkan pada kuartal I tahun 2021, Bea Cukai telah menunjukkan kinerja yang baik dalam mencapai target penerimaan. Hal ini khususnya berhasil diraih oleh Bea Cukai Batam, Bea Cukai di Provinsi Bali, Bea Cukai Tanjung Pinang, Bea Cukai Tanjung Pandan serta Bea Cukai Jateng DIY.

“Demi pulihnya perekonomian negara yang terpuruk karena pandemi ini, segala bentuk peluang untuk membantu perkembangan industri terus dilakukan. Bea Cukai terus berupaya memaksimalkan segala bentuk potensi penerimaan sehingga dapat memperoleh capaian diatas target yang diharapkan,” ujar Hatta

Bea Cukai Batam berhasil mengumpulkan penerimaan yang optimal pada kuartal I tahun 2021 dengan realisasi Rp181,39 miliar dari target Rp284,90 miliar. Penerimaan tersebut didominasi oleh penerimaan bea keluar, yaitu sebesar Rp115,31 miliar atau setara dengan 63,57% dari total keseluruhan realisasi penerimaan.

Penerimaan Bea Cukai Batam juga disokong dengan realisasi piutang yang sangat baik. Total realisasi piutang pada kuartal I tahun 2021 mencapai 99,44%. Angka tersebut diperoleh dari total piutang yang telah dilunasi sebesar Rp51,93 miliar dari Rp52,22 miliar tagihan yang diterbitkan.

Hatta menambahkan, selain dari sisi penerimaan, Bea Cukai Batam juga menunjukkan kinerja yang baik dari sisi pengawasan. Hal tersebut terbukti dari keberhasilan Bea Cukai Batam dalam mengamankan barang tangkapan senilai Rp38 miliar dengan potensi kerugian mencapai Rp12 miliar selama kuartal I tahun 2021.

Di sisi lain, Bea Cukai di Provinsi Bali juga menorehkan capaian penerimaan yang sangat memuaskkan. Pada kuartal I tahun 2021, target penerimaan terlampaui hingga 118,99%. Lebih tepatnya dari target penerimaan sebesar Rp133.257.343.890, realisasi penerimaan yang berhasil dicapai adalah Rp158.568.910.405.

Hatta melanjutkan, Bea Cukai Pangkalpinang dan Bea Cukai Tanjung Pandan juga menorehkan capaian yang tak kalah memuaskan. Pada kuartal I tahun 2021 berhasil mencapai Rp 29,53 Miliar atau 209,4% dari target yang ditetapkan sebesar Rp14,1 miliar.

Selain menghimpun penerimaan, Bea Cukai Pangkalpinang dan Bea Cukai Tanjung Pandan juga melakukan penindakan hukum sebanyak 33 kali penindakan terhadap upaya penyelundupan narkoba, rokok illegal, minuman beralkohol, dan tekstil yang berpotensi merugikan negara hingga Rp1,79 milliar.

Sementara itu, Bea Cukai Jateng DIY berhasil mengumpulkan penerimaan kuartal I tahun 2021 sebesar Rp11,3 Triliun. Meski baru 25,93% dari target tahun 2021 yang totalnya Rp44,84 triliun, namun capaian tersebut tumbuh sebesar 63,61% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Tentunya masih menjadi tantangan bagi pemerintah dalam melakukan berbagai upaya perbaikan aktivitas ekonomi masyarakat di tengah kondisi perekonomian yang belum benar-benar stabil akibat pandemi covid-19 ini. Kami, Bea Cukai bertekad untuk selalu berperan aktif dalam mendorong pulihnya roda perekonomian khususnya dalam mengoptimalkan penerimaan negara,” pungkas Hatta. (srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button