Bea Cukai Ajak Pelajar dan Mahasiswa Pahami Aturan Kepabeanan

JagatBisnis.com –   Bea Cukai terus berupaya memasyarakatkan tugas fungsi Bea Cukai dan aturan kepabeanan dan cukai melalui kegiatan sosialisasi. Hal tersebut bertujuan agar timbul kesadaran dan pemahaman di tengah masyarakat akan peran Bea Cukai dan terwujudnya kepatuhan masyarakat akan aturan kepabeanan dan cukai. Kali ini, menyasar pelajar dan mahasiswa, kantor-kantor pelayanan Bea Cukai di berbagai daerah menggelar sosialisasi bertajuk Customs Goes to School.

Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman Hermansjah, pada Selasa (26/10) mengatakan pelajar dan mahasiswa diharapkan bisa menjadi duta-duta Bea Cukai di tengah masyarakat. “Salah satu stakeholder eksternal Bea Cukai adalah kalangan akademisi, termasuk di antaranya para pelajar dan mahasiswa. Meski saat ini mereka belum secara langsung berinteraksi dengan Bea Cukai, tetapi dengan memahami peran Bea Cukai dan aturan kepabeanan dan cukai diharapkan mereka dapat menjadi duta-duta Bea Cukai di tengah masyarakat. Yaitu orang-orang yang berperan menyebarluaskan informasi kepabeanan dan cukai dan membantu kami membangun pandangan positif masyarakat akan Bea Cukai,” jelasnya.

Disebutkan Firman, salah satu kantor yang menyelenggarakan Customs goes to School untuk mengedukasi generasi muda adalah Bea Cukai Malang. Para siswa SMKN 4 Malang diperkenalkan dengan tugas dan fungsi utama Bea Cukai yang merupakan garda terdepan dalam mengawasi arus keluar masuk barang dari dan ke dalam daerah pabean serta terkait pengawasan di bidang cukai. Selain itu, Bea Cukai Malang juga menjadi narasumber dalam webinar Bertemakan “Tax Policy Options For Funding Recovery During COVID-19 Pandemic” yang digelar Universitas Brawijaya.

“Dalam webinar tersebut, kami memaparkan peran Bea Cukai selama pandemi, khususnya dalam program pemulihan ekonomi nasional. Kami juga berupaya semaksimal mungkin memberikan fasilitas-fasilitas untuk percepatan penanganan pandemi ini, antara lain impor vaksin, bahan baku vaksin, peralatan produksi vaksin dan peralatan pelaksanaan vaksinasi, salah satunya fasilitas rush handling,” jelasnya.

Tak hanya itu, sosialisasi tugas dan fungsi Bea Cukai kepada pelajar juga terus digalakkan oleh Bea Cukai Bandung dan Bea Cukai Pekanbaru. Di Bandung, Bea Cukai mengunjungi SMA Badan Perguruan Indonesia I Bandung. Salah satu unit yang diperkenalkan Bea Cukai adalah K-9 atau unit anjing pelacak, yang bertugas mencegah pemasukan narkotika ke Indonesia.
“Melalui kegiatan ini para siswa diharapkan memahami bahwa tugas Bea Cukai bukan hanya mengasistensi industri dalam negeri dan memfasilitasi perdagangan, tetapi kami juga mengemban tugas pengawasan dan melindungi masyarakat dari barang-barang terlarang, seperti narkotika,” ujar Firman.

Hal yang sama terlaksana di Pekanbaru, lanjut Firman, Bea Cukai mengenalkan tugas dan fungsi Bea Cukai kepada para siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Model Kota Pekanbaru. “Siswa sekolah menengah merupakan salah satu ujung tombak generasi muda penerus yang akan segera melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Sehingga sangat penting untuk mengetahui tugas dan fungsi Bea Cukai. Bukan hanya untuk pengembangan karir sebagai aparatur sipil negara, tetapi juga sebagai pengetahuan terkait kewajiban pajak, pembatasan dan larangan barang ilegal, serta fasilitas yang diberikan Bea Cukai untuk memfasilitasi perdagangan dan asistensi industri dalam negeri,” tutupnya.(srv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button