Bayi Anjing Laut Punya Kemampuan Unik, Bisa Meniru Suara Seperti Manusia

JagatBisnis.com –  Seorang ilmuwan melihat pola bicara pada bayi anjing laut, sama dengan pola bicara bayi manusia yang baru belajar bicara. Hal tersebut disimpulkan setelah peneliti Biologi dari Max Planck Institute for Psycholinguistics, Andrea Ravignani, melakukan penelitian yang melibatkan 8 bayi anjing laut.

“Seperti bayi mulai bicara, seiring bertambahnya usia, cara manusia bicara akan terpengaruh lingkungan. Anjing laut juga akan menurunkan nadanya seiring bertambah dewasa. Anjing laut akan mengalah, menurunkan suara, alih-alih ikut lingkungan sekitarnya yang bising dengan suara-suara tinggi,” katanya, Rabu (10/11/2021).

Menurutnya, anjing laut meningkatkan intensitas suaranya saat kebisingan meningkat. Namun, yang dilakukan anjing laut adalah menurunkan nada suara mereka untuk menghindari rentang frekuensi kebisingan. Karena anjing laut memiliki kontrol yang baik dalam menentukan nada suara dan apa yang disampaikan, seperti manusia pada umumnya.

“Ini berbanding terbalik dengan anjing, yang cenderung melatih suara yang lebih keras seiring bertambahnya umur. Justru, anjing laut tidak punya kecenderungan seperti itu,” tandasngya.

Dia menjelaskan, dalam penelitian tersebut alasan mengapa suara anjing laut lebih terkontrol seiring bertambahnya umur. Pertama, itu adalah respons dari habitatnya. Nada yang lebih rendah menyebar lebih baik dalam angin, seperti yang kerap ditemui di habitat anjing laut. Mereka memahami bagaimana efektif dalam berkomunikasi.

“Dengan kontrol yang baik, anjing laut juga disebut dapat memproduksi suara yang lebih merdu daripada hewan lain. Kemampuan manusia untuk berbicara dan bernyanyi bergantung pada kontrol organ vokal kita yang sangat baik,” kata Ravignani.

Dia memaparkan, studi terbaru menemukan, bayi anjing laut dapat mengubah nada suaranya agar lebih dipahami, seperti yang dilakukan manusia. Hal itu digunakan untuk menyesuaikan sinyal vokal mereka sebagai respons terhadap perubahan lingkungan maupun menutupi suara mereka.

“Kami memiliki sejumlah alasan untuk menguji kemampuan vokal bayi anjing laut di pelabuhan. Kemampuan langka dan unik untuk meniru suara atau vokal tertentu telah terlihat sebelumnya pada anjing laut pelabuhan dewasa dan beberapa spesies mamalia lainnya,” pungkasnya. (*/esa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button