Bareskrim Gasak 120 Lokasi Nobar Euro 2020 Ilegal

JagatBisnis.com – Badan Reserse Kriminal( Bareskrim) Polri menangani 120 posisi nonton serempak( Nobar) EURO 2020. Kegiatan digelar tanpa permisi dari pemegang hak siar kompetisi 4 tahunan itu.

Penindakan kepada para pelanggar hak membuat itu dilakukan Bareskrim Polri setelah mendapatkan informasi hal terdapatnya penayangan pertandingan EURO 2020 di zona komersil. Padahal mereka tidak memiliki permisi sah dari MOLA Televisi berlaku seperti pemegang lisensinya. Zona komersil yang diartikan dalam perihal ini merupakan cafe, lounge, restoran, dan lobby penginapan atau kondominium. Sejak jauh hari MOLA sudah mengedarkan pemberitahuan terkait peraturan ini.

Sejak 6 Mei 2021, mereka sudah melakukan pemasyarakatan melalui sebagian pesan berita nasional berbicara Indonesia dan Inggris. Bareskrim Polri juga beranjak di sejumlah kota mulai dari Tangerang, Area, Makassar, Pontianak, dan Batam terbatas 12 hingga 21 Juni 2021.

Dari situ mengalami terdapat 120 posisi yang melakukan pelanggaran. Bimbingan diserahkan pada mereka dengan menekankan berartinya melakukan kegiatan serupa dengan MOLA berlaku seperti pemegang sertifikat saat sebelum mengadakan kegiatan nobar EURO 2020 di zona komersil.

Dari pihak MOLA, disampaikan pada pemilik ataupun penjamin jawab 120 posisi itu untuk tidak melakukan pelanggaran lagi. Mereka pula dimohon untuk melunasi ubah atas kehilangan yang dirasakan, ataupun melakukan kegiatan serupa sah terlebih dahulu.

Pelaku Nobar bawah tangan itu dimohon untuk mencetak permohonan maaf, bagus di alat cap ataupun akun alat sosial kepunyaan para pelanggar. Ini sebagai wujud pertanggungjawaban mereka. Dari demikian banyak posisi yang ditindak, para pemiliknya pada umumnya berlagak kooperatif. Tetapi terdapat pula sebagian yang tidak. Untuk itu, MOLA akan menindaklanjutinya ke ranah hukum.

Aksi melanggar hak membuat diancam dengan ganjaran kejahatan maksimal sampai 10 tahun bui, dan kompensasi sampai mencapai Rp4 miliyar. Seluruh itu tercantum dalam Artikel 113 bagian( 4) jo. Artikel 9 Undang- Undang Nomor. 28 Tahun 2014 tentang hak membuat.” Tahap ini sebagai fakta jika kita wajib berjuang dengan tindakan jelas spesialnya terkait permasalahan pelanggaran hak membuat dan atau ataupun hak terkait atas siaran UEFA EURO Package 2018- 2022 yang dipunyai dengan cara legal ini. Kita amat menyesalkan peristiwa ini karena kita sudah berupaya berlagak persuasif, tetapi apa energi upaya itu tidak diindahkan dan pelanggaran tetap terjadi,” tutur Uba Rialin, daya hukum MOLA.

Pihak MOLA menegaskan kembali, kalau semua konten siaran mereka, menempel pula hak- hak ekonomi yang tidak bisa dipergunakan tanpa kegiatan serupa, permisi, ataupun persetujuan terutulis. Alhasil jika terdapat yang tidak melaluinya, itu berarti mereka telah melakukan pelanggaran yang memiliki akibat hukum.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button