jagatBisnis.com : PENDIDIKAN - Masa Pandemi, KB TK Bunga Bangsa Gratiskan Uang Daftar Ulang

Masa Pandemi, KB TK Bunga Bangsa Gratiskan Uang Daftar Ulang


Market Day, salah satu kegiatan belajar mengajar di TK Bunga Bangsa, Jakarta. (jagatbisnis/ist)

PENDIDIKAN

27 Jun 2020 17:03


jagatBisnis.com - Menjelang penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini, Yayasan Pendidikan Bunga Tala Insani tidak akan memunggut biaya daftar ulang bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan di KB TK Bunga Bangsa. Hal itu dilakukan karena masa pendemi Covid-19 ini sangat berdampak kepada orangtua siswa yang sudah mengikuti pendidikan di sekolah itu. 

Kepala Sekolah KB TK Bunga Bangsa, Nurul Sisca Fadila mengatakan, pada tahun-tahun sebelumnya daftar ulang memang ada. Namun, untuk tahun ini berbeda. Karena banyak orangtua siswa sebagai pekerja mandiri dan usaha kecil mengalami dampak langsung terhadap kebijakan PSBB. Dimana, penghasilannya mengalami penurunan secara drastis. 

“Sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan untuk semua masyarakat, kami merasakan keresahan para orang tua. Oleh karena itu untuk tahun ajaran baru tahun ajaran 2020-2021 kami menggratiskan biaya biaya daftar ulang untuk siswa KB dan TK yang akan meneruskan pendidikannya,” katanya disela-sela pembagian Rapot siswa di Sekolah KB TK Bunga Bangsa, Jakarta, Sabtu (27/06/2020). 

Dia menjelaskan, jika tahun-tahun sebelumnya untuk melanjutkan kembali pada tahun ajaran baru, siswa dikenakan biaya media dan laporan perkembangan sebesar Rp260.000 untuk jenjang KB dan Rp 420.000 untuk jenjang TK. Maka, tahun ini sekolah  membebaskan biaya daftar ulang. 

“Selama ini uang daftar ulang digunakan untuk membeli media pembelajaran dan alat tulis yang memang disediakan dari sekolah. Selain itu juga untuk modul/buku ajar, buku jurnal dan buku komunikasi antara guru dan wali murid,” bebernya. 

Namun, tambah dia, para orang tua tak perlu khawatir, walau pihaknya membebaskan biaya daftar ulang para siswa akan tetap mendapat pendidikan yang sama dengan tahun sebelumnya. Karena pihaknya yang akan mencarikan dana untuk mengcover itu semua. 

Sejak awal, kami mendirikan sekolah untuk memberikan pendidikan berkualitas yang terjangkau. Jadi, kami tidak main-main dengan kualitas. Sehingga sekolah kami bisa dijangkau dengan semua anak,” paparnya. 

Nurul mengakui, tak sedikit orang tua yang meminta keringanan biaya SPP selama pandemi Covid-19. Apalagi dengan adanya belajar online dari rumah, pulsa pun jadi masalah tersendiri. Maka untuk meringankan dan agar anak-anak tetap mendapatkan pendidikan, pihaknya juga memberikan kebijakan diskon uang pendaftaran hingga 60 persen. Bahkan, SPP juga akan diberi potongan sebesar 20 persen, kalau pembelajaran dilakukan secara online selama pandemi ini. 

“Kami menyadari, lingkungan sekolah berada di kalangan menengah, makanya kami memberikan kebijakan tersebut. Daripada anak-anak main tak ada arahan, mending mereka belajar di sekolah,” tegas Nurul. (eva)

BERITA TERKAIT