jagatBisnis.com : PARIWISATA - Mengandung Alkohol, Apakah Tape Termasuk Makanan Haram?

Mengandung Alkohol, Apakah Tape Termasuk Makanan Haram?


Ilustrasi tape ketan. Foto: Resepmama11.blogspot.com

PARIWISATA

19 Mar 2020 07:18


jagatBisnis.com - Mengonsumsi minuman beralkohol diharamkan dalam Islam, selain Khamar minuman lain yang juga Haram karena kandungan alkoholnya adalah wine, tuak, arak beras, dan sebagainya.

Di Indonesia terdapat makanan tradisional yang juga mengandung Alkohol yaitu tape, tape adalah hasil fermentasi dari beras ketan atau singkong yang ditaburi ragi dan didiamkan dalam jangka waktu tertentu. Proses fermentasi ini menghasilkan tape yang memiliki kadar Alkohol. Apakah tape halal dikonsumsi atau Haram karena kandungan alkoholnya?

Dilansir dari situs Halal MUI, para ulama di Komisi Fatwa MUI mengklasifikasikan Alkohol menjadi dua golongan yaitu yang Haram dan yang tidak Haram. Makanan dan minuman mengandung Alkohol yang Haram menurut MUI adalah yang sengaja dibuat untuk memabukkan seperti sake, anggur, tuak. Selagi tujuan pembuatannya tidak dikhususkan untuk makanan atau minuman yang memabukkan maka tidak termasuk makanan yang Haram.

Menurut pendapat Imam Abu Hanifah, setiap Khamar mengandung Alkohol namun tidak semua yang mengandung Alkohol adalah Khamar. Contoh makanan yang mengandung Alkohol tetapi bukan Khamar adalah buah durian yang telah matang sempurna. Banyak orang yang menjadi Mabuk karena tidak kuat mengonsumsinya.

Apabila buah-buahan matang itu dibuat jus dan diminum, tidakadaulama yang mengharamkanmakan durian atau minum jus buah. Demikian pula halnya tape.Tape mengandung Alkohol namunbukantermasuk Khamar.

Demikian pula halnya buah-buahan yang dijadikan jus Imam Abu Hanifah menyebut makanan atau minuman yang mengandung Alkohol ini sebagai Nabidz, bukan Khamar.

Berkenaan dengan Nabidz ini, Imam Abu Hanifah juga berpendapat, apabila Nabidz itu dapat menyebabkan Mabuk, maka ia Haram. Tetapi kalau tidak menyebabkan Mabuk, maka ia halal.

Minuman yang Haram dikonsumsi adalah yang memang sudah jelas diperuntukkan agar menimbulkan efek Mabuk dan menghilangkan kesadaran, apabila minuman atau makanan itu mengandung Alkohol, tapi tidak memabukkan tidak dibuat khusus untuk menjadi Khamar maka tidak Haram, begitulah alasan tidak haramnya mengonsumsi tape.(ser)

#Kuliner#Tape Ketan

BERITA TERKAIT