jagatBisnis.com : EKONOMI & BISNIS - Potensi Krisis Pangan, Pemerintah Ancang-ancang Buka Keran Impor Beras

Potensi Krisis Pangan, Pemerintah Ancang-ancang Buka Keran Impor Beras


Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso. Foto: Dok Instagram

EKONOMI & BISNIS

27 Jun 2020 12:43


jagatBisnis.com - Perum Bulog membuka peluang di tengah pandemi Covid-19 untuk mengizinkan importasi beras. Hal ini terkait Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mengingatkan potensi terjadi krisis pangan dunia. Namun, impor beras terjadi dengan catatan apabila memang sangat dibutuhkan untuk pemenuhan konsumsi masyarakat.

"Mengenai impor terkait ada warning (dari FAO), jujur saya sudah menghubungi beberapa negara yang tadinya mereka tidak akan ekspor berasnya ke negara lain, tapi sebenarnya kita bisa mendapatkan itu," kata Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso di Jakarta, Kamis (25/6/2020).

Buwas, begitu biasa disapa, menjelaskan, bahwa Indonesia sebenarnya belum membutuhkan tambahan pasokan dari impor. Hal ini karena masih ada Cadangan Beras Pemerintah  (CAD) sekitar 1,4 juta ton sampai Juni 2020. Oleh karena itu, Buwas meminta pemerintah mengkaji kembali kecukupan beras di Tanah Air.

"Kembali persoalannya adalah pasti tidak digunakan? Kalau hanya disimpan, ini hanya mengulang tahun lalu, di mana 2017 impor, 2018 tiba barang itu, sampai hari ini tersisa," tuturnya.

Adapun data dari Badan Pusat Statisik (BPS), impor beras mencapai 2,25 juta ton pada 2018. Jumlah itu meningkat pesat dari 305,27 ribu pada 2017. Jumlah impor yang melimpah pada 2018 membuat Indonesia tidak perlu impor sebanyak itu pada 2019. Namun, realisasi impor beras hanya 444,5 ribu ton pada tahun lalu. (al)
 

 

#Buwas#Perum Bulog#Imporberas

BERITA TERKAIT