Aturan Kerja di Kantor Google Dilonggarkan, Jadi 3 Hari Seminggu

JagatBisnis.com – Setelah lockdown, sebagian kantor Google di negara bagian Amerika Serikat sudah dibuka kembali sejak awal April lalu. Sisanya  akan dibuka kembali pada akhir tahun 2021 ini. Untuk beberapa negara, aturan kerja terbaru, sebanyak 60 persen dari 140 ribu karyawan global boleh bekerja di kantor selama 3 hari dalam seminggu. Sementara, 20 persen bisa bekerja dari rumah secara permanen dan 20 persen lainnya bekerja dari lokasi kantor baru.

Kebijakan baru ini diumumkan langsung oleh CEO Google dan Alphabet Sundar Pichai, seperti keterangan tertulis yang dikutip, Sabtu (8/5/2021). Karena detail tentang kebijakan baru ini akan diumumkan pada pertengahan Juni 2021 mendatang.

Menurutnya, Sementara itu, juru bicara Google mengatakan, sejauh ini karyawan tetap bekerja dari rumah hingga September 2021.
Adapun karyawan tidak tetap, vendor, dan kontraktor yang jumlahnya hampir separuh dari total karyawan, mungkin akan bekerja di kantor pada hari yang sama dengan tim mereka.

“Aturan baru ini kami umumkan, karena kami mulai menerapkan kerja campuran (hybrid). Sehingga memungkinkan karyawan bekerja dari kantor dan rumah. Masa depan kerja di Google adalah soal fleksibilitas. Kami juga sudah mengirimkan e-mail kepada karyawan terkait pengadopsian hybrid working ini,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, dengan sistem kerja hybrid ini, perusahaan akan memudahkan karyawan yang ingin pindah kantor atau bekerja dari rumah secara permanen. Selain itu, ada juga kebijakan work-from-anywhere, yang memungkinkan karyawan bekerja dari tempat lain selain kantor dan rumahnya hingga 4 minggu per tahun.

“Setiap karyawan tertentu kini dapat bekerja sementara selama 4 minggu per tahun selain dari kantor yang ditunjuk. Angka ini meningkat dari sebelumnya, di mana karyawan bisa bekerja jarak jauh selama2 minggu per tahun,” bebernya. (esa/*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button