Anis Byarwati: Dukung Peran Pers Sebagai Bagian dari Pilar Demokrasi

JagatBisnis.com –  Tidak bisa dimungkiri, kehadiran pers memberikan dampak begitu luar biasa bagi kehidupan masyarakat. Karena melalui pers, masyarakat bisa mengetahui berbagai informasi atau peristiwa yang ada di dalam negeri maupun di luar negeri. Akan tetapi bagi negara demokrasi seperti Indonesia, pers berperan sebagai alat kontrol bagi pemerintah

“Alat kontrol bagi pemerintah maksudnya adalah pers memiliki hak untuk mengkritik berbagai kebijakan yang dikeluarkan oleh legislatif, eksekutif, dan yudikatif,” kata Anggota DPR RI, dari Fraksi PKS, Anis Byarwati dalam pers gathering bertema Pers Indonesia Semakin Independen Dan Terpercaya”, yang digelar secara virtual, Selasa (23/2/2021)

Menurut Anis, kritik tersebut tertuang dalam bentuk pemberitaan atau informasi yang dikeluarkan oleh pers. Selain itu, pers juga berperan sebagai penyalur aspirasi rakyat. Oleh sebab itu, pentingnya kehadiran media yang independent dan terpercaya sebagai salah satu pilar demokrasi.

“Dikaitkan dengan sistem demokrasi yang ada di Indonesia saat ini, maka kekuatan pers dianggap setara dengan pilar demokrasi lainnya yaitu eksekutif, legislatif dan yudikatif. Oleh karena itu, pers sering disebut sebagai pilar keempat demokrasi,” tegas Anis.

Dia menjelaskan, di masa pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi saat ini, peran pers sangat berarti. Media tidak hanya berperan menyampaikan informasi akan tetapi turut menumbuhkan optimisme masyarakat dengan berita-berita yang baik dan proporsional yang disampaikan kepada masyarakat.

“Pers bisa berperan penting membantu mencerdaskan masyarakat dengan berita-berita akurat yang disuguhkannya. Oleh sebab itu, kami juga berterima kasih kepada para wartawan dengan kerjasama yang terjalin selama ini. Karena berita yang ditulis wartawan, kinerja dan perjuangam kami di legislatif bisa diketahui masyarakat,” papar Anis.

Ditambahkan, bersama PKS, fraksinya terus berkomitmen menjalankan fungsi anggota dewan dan fungsi partai oposisi. Karena, bagi PKS, segala hal yang tidak menguntungkan rakyat harus dikritisi. Apalagi, di era pemerintahan saat ini posisi PKS selalu memberikan kritik konstruktif bukan hanya pada saat menjadi partai oposisi bahkan saat menjadi partai koalisi.

“Jati diri PKS selalu memberikan kontribusi terbaik. Jadi kalau PKS memberikan kritik, bukan semata karena oposisi, akan tetapi karena ada hak-hak rakyat yang tidak ditunaikan dan harus diperjuangkan,”pungkasnya. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button