Anak Sapri Mendekam di Kamar saat Tahu Ayahnya Meninggal

JagatBisnis.com – Bumi hiburan Indonesia kehabisan salah satu komediannya. Sapri meninggal bumi pada Senin, 11 Mei 2021 karena penyakit diabet. Bahkan gula darahnya meningkat sampai 1. 100, sampai hampir diamputasi.

Jenazah Sapri telah dikebumikan siang hari ini di Tempat Penguburan Biasa( TPU) Ulujami, Penginapan Jakarta selatan. Dalam prosesi penguburan Abang Sapri, sapaannya, diketahui si istri yang tengah berbadan dua berumur, Irma Suryani Sapri pula muncul.

Tetapi, Irma tidak turut membawakan jenazah Abang Sapri sampai ke lubang lahat. Perihal ini dikatakan oleh adik kandungan almarhumah, Dolly melalui sambungan telepon dalam siaran Pesbukers ANTV, Selasa petang, 11 Mei 2021.

” Situasi istri dari rumah turut ke penguburan, tetapi enggak turun dari mobil. Ia bilang kira- kira terguncang, kira- kira enggak kokoh. Pucat wajahnya dan ia enggak kokoh nahan air mata, Makanya sekeluarga nahan ia untuk enggak turun,” tutur Dolly.

Dipaparkan Dolly, Irma tak turut melihat cara penguburan Abang Sapri karena ambisinya sendiri.

” Keinginan istri yang memang tidak membolehkan untuk turun. Ia merasa lesu,” tutur Dolly.

Di bagian lain, Dolly pula mengatakan situasi terbaru dari anak awal Sapri, Sherin. Dipaparkan adik almarhumah, keponakannya itu lalu mendekam di kamar dan merasa tidak yakin si papa telah tidak.

” Hingga saat ini Sherin masih di kamar, masih merasa enggak yakin papa ninggalin ia, enggak yakin udah enggak terdapat. Karena Sherin bener- bener anak yang sangat dilindungi serupa abang Sapri,” jelas Dolly.

Dengan keberangkatan Sapri untuk paling lama, Dolly berniat akan lalu melindungi kanak- kanak si kakak. Ia pula berniat supaya kanak- kanak Sapri tidak putus sekolah.

” Dan ini mungkin ketika hidup Abang Sapri, ia jadi kepala keluarga untuk adik- adiknya. Dan aku sebagai adik akan melindungi anak dan jangan hingga menyudahi sekolah. Jadi tanggung jawab aku,” tutur Dolly.(ser)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button