Adara Ajak Masyarakat Indonesia Terus Bantu Palestina

JagatBisnis.com – Kekerasan zionis sudah terjadi secara menyeluruh terhadap warga Palestina. Karena setelah 11 hari Jalur Gaza kembali digempur, pihak Israel meminta gencatan senjata. Gencatan senjata yang dilakukan saat ini bukanlah berarti melupakan dampak panjang krisis kemanusiaan. Atas dasar itulah Adara bekerja sama dengan 23 lembaga kemanusiaan internasional mitra penyaluran terus berupaya menjadi bagian dari penuntasan krisis kemanusiaan di Palestina.

“Hancurnya infrastruktur serta anak-anak, perempuan-perempuan lemah dan kalangan lansia yang turut menjadi korban akibat serangan Israel ke Jalur Gaza selama 11 hari amatlah mengusik rasa kemanusiaan. Makanya, kami terus berkomitmen untuk menyalurkan donasi secara cepat, tepat sasaran, dan amanah,” kata Ketua Adara Relief Internasional (Adara), Sri Vira  Chandra, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (24/5/2021).

Dia menjelaskan, gejolak dan agresi keempat kalinya oleh Zionis Israel yang meluluhlantahkan Gaza setelah himpitan blokade 14 tahun tak hanya dirasakan warga Jalur Gaza dan wilayah Palestina lainnya, tetapi menjalar ke seantero dunia termasuk Indonesia. Selama meningkatnya gejolak di Palestina belakangan ini, semua pihak merasa terpanggil memberikan bantuan dan turut berdonasi terlebih di tengah momen puncak Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

“Kami telah mengirimkan bantuan dalam beberapa tahap. Kami juga memastikan donasi yang mengalir deras tersebut tersalurkan sesegera mungkin dan sampai tepat ke penerima manfaat. Sebagaimana sebelumnya kami telah secara kontinyu menyalurkan donasi Sahabat Adara ke semua wilayah Palestina yang terjajah,” ungkapnya.

Dia memaparkan, sejak awal Ramadhan hingga pekan pertama bulan Syawal ini, pihaknya telah menyalurkan bantuan bagi 764 orang korban luka. Di antaranya trauma healing untuk anak, bantuan biaya tindakan pwngobatan dan operasi bagi korban luka, bantuan kaki palsu, bantuan perawatan dan obat-obatan serta bantuan kursi roda dan kruk.

“Kami juga memberikan bantuan berupa makanan berbuka puasa untuk jama’ah iftar dan itikaf di Masjid Al Aqsa dan wilayah Palestina lainnya. Bahkan, ada ribuan paket hadiah Hari Raya untuk anak Palestina, dan bantuan pemakmuran Masjid Al Aqsa. Penyaluran bantuan juga diberikan kepada warga Palestina di sekitar Al Aqsa,” bebernya.

Tak hanya itu, lanjutnya, penyaluran bantuan juga diberikan untuk bantuan keberlangsungan pelaksanaan kelas Al-Qur’an bagi anak-anak dan penyandang tuli, bantuan bagi anak-anak yatim dan program anak asuh Palestina sebanyak 557 anak yatim. Bantuan berupa pelatihan pemberdayaan ekonomi diberikan untuk 1 kelompok pelatihan, sementara bantuan ekonomi darurat serta renovasi 31 rumah yang hancur akibat agresi dan penjajahan.

“Masyarakat Indonesia yang saat ini mulai memahami bahwa persoalan di Palestina bukan hanya sebatas perkara kemiskinan. Jadi, nembantu Palestina tidak sama dengan membantu wilayah yang terkena bencana alam. Akan tetapi, membantu Palestina adalah bagian dari upaya untuk mendorong tetap tegaknya sebuah bangsa dan menghapuskan penjajahan serta menghentikan ketidakadilan dan kekerasan atas sebuah bangsa,” tutupnya. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button