Ekbis  

Laba J Trust Bank Tergerus pada 2024, Meski Ekspansi Kredit dan Dana Pihak Ketiga Tetap Positif

Laba J Trust Bank Tergerus pada 2024, Meski Ekspansi Kredit dan Dana Pihak Ketiga Tetap Positif

JagatBisnis.com – Laba PT Bank J Trust Indonesia Tbk (BCIC) atau J Trust Bank mengalami penurunan signifikan pada 2024, tercatat hanya mencapai Rp 2,83 miliar secara tahunan (YoY). Meskipun demikian, kinerja intermediasi bank ini masih menunjukkan perkembangan yang positif.

Sepanjang 2024, J Trust Bank berhasil menyalurkan kredit hingga Rp 26,33 triliun, yang mencatatkan kenaikan sebesar 10,96% dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp 23,73 triliun.

Baca Juga :   Strategi Perbankan Digital dalam Menarik Dana Pihak Ketiga (DPK)

Kenaikan ini didorong oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang turut memberikan dorongan bagi ekspansi kredit mereka. DPK bank yang dimiliki oleh investor Jepang ini tercatat mencapai Rp 33,89 triliun, naik 5,9% dari tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp 32 triliun.

Namun, meskipun ada pertumbuhan pada sisi intermediasi, beberapa faktor menyebabkan penurunan laba bersih. Salah satu yang paling menonjol adalah penurunan pendapatan bunga bersih yang turun sekitar Rp 2,93 miliar. Hal ini dipengaruhi oleh peningkatan beban bunga yang signifikan di tengah tingginya suku bunga.

Baca Juga :   Strategi Perbankan Digital dalam Menarik Dana Pihak Ketiga (DPK)

Sepanjang 2024, beban bunga J Trust Bank mengalami lonjakan sebesar 29,19%, mencapai Rp 2,22 triliun. Selain itu, beban operasional juga tercatat meningkat menjadi Rp 1,12 triliun, lebih tinggi dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,04 triliun.

Baca Juga :   Strategi Perbankan Digital dalam Menarik Dana Pihak Ketiga (DPK)

Tak hanya itu, beban pajak penghasilan yang harus ditanggung J Trust Bank juga tercatat sebesar Rp 103,64 miliar. Padahal, pada tahun sebelumnya, bank ini justru menikmati manfaat pajak penghasilan yang tercatat sebesar Rp 6,09 miliar.

Meski ada tantangan yang dihadapi sepanjang tahun 2024, J Trust Bank terus memperlihatkan ekspansi yang solid pada sisi kredit dan dana pihak ketiga. (Mhd)