JagatBisnis.com – PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menargetkan pembiayaan dana tunai atau refinancing mencapai Rp 1,04 triliun pada 2025, yang diperkirakan akan menyumbang sekitar 10% dari total target pembiayaan perusahaan yang sebesar Rp 9,5 triliun.
Presiden Direktur CNAF, Ristiawan Suherman, mengungkapkan optimisme perusahaan dalam mencapai target tersebut, mengingat potensi besar yang dimiliki oleh segmen pembiayaan dana tunai atau refinancing. Menurutnya, momen Ramadan dan Lebaran akan menjadi peluang besar untuk menyalurkan pembiayaan dana tunai dengan agresif.
Potensi Besar dan Kehati-Hatian dalam Pembiayaan
Meski memiliki ambisi besar, Ristiawan menegaskan bahwa CNAF akan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam menggenjot segmen pembiayaan ini. Hal tersebut bertujuan untuk memastikan kinerja perusahaan tetap sehat dan berkelanjutan.
Pencapaian Positif di 2024
Hingga Desember 2024, CNAF berhasil mencatatkan pembiayaan dana tunai atau refinancing sebesar Rp 1,12 triliun, yang berkontribusi sekitar 11% terhadap total penyaluran pembiayaan baru CNAF yang mencapai Rp 9,96 triliun. Ristiawan menyebutkan bahwa pencapaian ini cukup positif, mengingat kondisi pasar yang tidak pasti dan melemahnya daya beli masyarakat.
Dengan optimisme dan strategi yang hati-hati, CNAF berharap dapat terus mengoptimalkan pembiayaan dana tunai dan refinancing di tahun 2025. (Hky)