Daftar Harga Mobil Baru di Indonesia Februari 2025

Daftar Harga Mobil Baru di Indonesia Februari 2025. foto dok astraotoshop.com

JagatBisnis.com – Dengan kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% pada awal 2025, harga mobil baru mengalami penyesuaian. Beberapa merek yang merilis revisi harga pada pertengahan Januari 2025 antara lain Toyota, Daihatsu, Honda, dan Suzuki. Berikut adalah daftar harga mobil city car yang berlaku pada Februari 2025 di Jakarta:

Daihatsu

  • New Sirion X CVT: Rp 233.850.000
  • New Sirion R CVT: Rp 243.050.000

Toyota

  • Agya GR Sport M/T: Rp 246.200.000
  • Agya GR Sport M/T Two Tone: Rp 248.700.000
  • Agya GR Sport CVT: Rp 262.700.000
  • Agya GR Sport CVT Two Tone: Rp 265.300.000
Baca Juga :   Industri Alat Berat Hadapi Tantangan Besar di 2025: Penerapan Pajak Alat Berat dan PPN 12%

Honda

  • Brio RS M/T: Rp 248.200.000
  • Brio RS CVT: Rp 258.200.000

Suzuki

  • S-Presso MT: Rp 171.400.000
  • S-Presso AGS: Rp 181.400.000

Kebijakan PPN untuk Mobil Listrik

Pada tahun 2025, dengan penerapan PPN 12%, pemerintah tetap memberikan insentif untuk mobil listrik. Mobil listrik dalam negeri yang memenuhi TKDN 40% akan mendapatkan PPN DTP 10%, yang artinya konsumen hanya perlu membayar PPN 2%. Selain itu, mobil hybrid yang dirakit di dalam negeri akan mendapatkan PPnBM DTP 3%.

Baca Juga :   Kegiatan Membangun Sendiri Kena PPN: Ini Penjelasan Staf Khusus Menteri Keuangan.

Harga Mobil Listrik BYD Per Februari 2025

Berikut adalah harga beberapa model mobil listrik BYD yang tetap stabil di awal tahun 2025:

  • BYD Dolphin Dynamics: Rp 365 juta
  • BYD Dolphin Superior: Rp 425 juta
  • BYD Atto 3 Advanced: Rp 465 juta
  • BYD Atto 3 Superior: Rp 515 juta
  • BYD M6 Standard: Rp 379 juta
  • BYD M6 Superior 7-seater: Rp 419 juta
  • BYD M6 Superior Captain Seat: Rp 429 juta
  • BYD Seal Premium: Rp 629 juta
  • BYD Seal Performance (AWD): Rp 719 juta
Baca Juga :   Industri Alat Berat Hadapi Tantangan Besar di 2025: Penerapan Pajak Alat Berat dan PPN 12%

Kenaikan tarif PPN serta insentif untuk kendaraan listrik dan hybrid memberikan dampak pada harga mobil baru, baik untuk kendaraan konvensional maupun yang berbasis listrik. (Mhd)