Ekbis  

Credit Bureau Indonesia (CBI) Perkenalkan Skip Tracing Report untuk Mendukung Industri Keuangan

Credit Bureau Indonesia (CBI) Perkenalkan Skip Tracing Report untuk Mendukung Industri Keuangan. foto dok cbi.id

JagatBisnis.com – Credit Bureau Indonesia (CBI), sebagai salah satu biro kredit terkemuka di Indonesia yang berlisensi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan (LPIP), telah meluncurkan produk terbaru mereka, Skip Tracing Report. Produk ini dirancang khusus untuk menyediakan laporan informasi kontak historis dan terkini dari individu, yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mendukung berbagai kebutuhan bisnis.

Skip Tracing Report telah menjadi tambahan penting dalam pilihan produk CBI, yang tidak hanya menyediakan informasi seperti alamat, nomor ponsel, email, dan tempat kerja, tetapi juga memberikan data historis yang berasal dari database CBI. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek operasional, termasuk meningkatkan contact rate cross sell-upsell, melakukan pengecekan data saat analisis kredit, memantau portofolio nasabah, dan mengelola Account Receivable.

Anton K Adiwibowo, Direktur Bisnis dan Layanan CBI, menjelaskan bahwa Skip Tracing Report adalah inisiatif baru yang ditawarkan untuk memberikan solusi yang fokus pada output berupa informasi kontak nasabah. “Akses ke layanan informasi ini dapat membantu perusahaan dalam meningkatkan ketersediaan informasi kontak nasabah, sehingga memungkinkan pengecekan pelanggan yang lebih komprehensif,” ujar Anton dalam siaran pers, Rabu (10/7).

Baca Juga :   OJK Pindah ke IKN: Era Baru Pengawasan Jasa Keuangan di Ibu Kota Baru

Lebih lanjut, Anton menegaskan bahwa kemitraan dengan CBI tidak hanya sebatas mengakses informasi perkreditan yang akurat, tetapi juga tentang memperkuat kemampuan perusahaan dalam mengelola risiko kredit, meningkatkan efisiensi operasional, dan memberikan layanan yang dapat diandalkan dengan akses online 24/7.

Baca Juga :   OJK Merespons Soal Dugaan Hilangnya Dana Nasabah di BTN

CBI sendiri didirikan pada tahun 2014 dan telah menjadi pionir sebagai biro kredit swasta di Indonesia. Sebagai Lembaga Pengelola Informasi Perkreditan, CBI berkomitmen untuk memberikan layanan yang berkualitas dan dapat dipercaya kepada industri keuangan dan perusahaan lainnya di Indonesia.

Baca Juga :   AFPI: Kerja Sama ITB dengan Danacita Sesuai Regulasi OJK

Dengan kehadiran Skip Tracing Report, CBI semakin mengukuhkan posisinya sebagai mitra strategis bagi perusahaan dalam mendukung berbagai strategi bisnis dan pengelolaan risiko di tengah dinamika pasar keuangan yang semakin kompleks. (Mhd)

MIXADVERT JASAPRO