Percikan Api di Pesawat Haji: Bos Garuda Ungkap Biang Keroknya!

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra.

JagatBisnis.com, Jakarta – Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengungkapkan rincian mengenai insiden percikan api yang terjadi di pesawat yang mengangkut jemaah haji beberapa waktu lalu. Dalam konferensi pers yang digelar hari ini, Irfan membuka-bukaan tentang faktor-faktor di balik insiden tersebut, sambil menegaskan komitmen Garuda Indonesia untuk terus meningkatkan standar keselamatan penerbangan.

Menurut Irfan, insiden tersebut terjadi karena gangguan pada sistem elektrikal di pesawat. “Percikan api terjadi akibat kegagalan pada salah satu komponen sistem elektrikal pesawat,” jelas Irfan. Meskipun insiden ini menimbulkan kepanikan sesaat di antara penumpang, kru pesawat berhasil dengan cepat menangani situasi tersebut dan mendaratkan pesawat dengan aman di bandara terdekat.

Irfan juga menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama bagi Garuda Indonesia. “Kami mengambil insiden ini dengan sangat serius dan kami telah melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan bahwa langkah-langkah pencegahan yang tepat diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan,” tambahnya.

Baca Juga :   Kemenhub Tegur Garuda Indonesia Usai Insiden Percikan Api di Pesawat Haji: Langkah Tegas untuk Keselamatan Penerbangan

Insiden percikan api ini mengundang kekhawatiran dan kritik dari berbagai pihak terkait standar keselamatan penerbangan. Namun, Garuda Indonesia berkomitmen untuk menjaga transparansi dan terbuka dalam menghadapi masalah ini. “Kami memahami kekhawatiran masyarakat dan kami berjanji untuk terus meningkatkan sistem pemeliharaan dan pelatihan kru pesawat kami,” kata Irfan.

Baca Juga :   Insiden Percikan Api di Pesawat Jemaah Haji, 100 Penerbangan Garuda Terganggu: Operasional Maskapai Terguncang

Pihak Garuda Indonesia juga telah melakukan komunikasi intensif dengan otoritas penerbangan dan badan pengawas keselamatan penerbangan untuk meninjau prosedur keselamatan yang ada dan mengevaluasi kemungkinan perbaikan. “Kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan otoritas terkait untuk memastikan bahwa standar keselamatan penerbangan yang ketat tetap ditegakkan,” jelas Irfan.

Baca Juga :   Tertimpa Pohon Natal, Wanita Lansia di Belgia Tewas

Meskipun insiden ini menimbulkan ketegangan dan kekhawatiran, Garuda Indonesia berharap dapat memulihkan kepercayaan publik melalui transparansi dan tindakan nyata dalam meningkatkan keselamatan penerbangan. “Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh insiden ini dan kami berjanji untuk terus meningkatkan standar keselamatan kami,” tegas Irfan.

(tia)

MIXADVERT JASAPRO