Sepanjang 2022, Penyaluran KUR BRI Tembus Rp252,3 Triliun

JagatBisnis.com –  Realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sepanjang 2022 mencapai Rp252,3 triliun. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama BRI Sunarso dalam agenda rapat dengar pendapat (RDP) Komisi XI DPR RI bersama BRI yang membahas mengenai kinerja keuangan BRI pada 2022.

“Kuota KUR BRI yang ditetapkan pemerintah tahun 2022 sebesar Rp257,39 triliun dapat disalurkan sebesar Rp252,38 triliun,” jelas Sunarso, Selasa (24/1/2023).

Dia menjelaskan, realisasi pencapaian terhadap target penyaluran KUR sepanjang 2022 dilaporkan mencapai 98,05 persen. KUR tersebut telah disalurkan kepada 6,5 juta debitur. Saat memasuki pandemi pada akhir 2019, BRI mencatat telah menyalurkan KUR sebesar 87,9 triliun kepada 4 juta nasabah, pada 2020 sebesar Rp138,54 triliun kepada 5,3 juta nasabah, dan 2021 sebesar Rp194,3 triliun kepada 6,5 juta nasabah.

Baca Juga :   Transaksi BRI Mobile Tumbuh Pesat, Capai Rp1.075 Triliun

“Kalau dirinci lagi kemana saja segmen KUR yang disentuh oleh KUR BRI ini? NPL KUR super mikro itu 3,63 persen, NPL KUR Mikro itu 0,78 persen dan NPL KUR kecil itu 0,67 persen,” ungkap Sunarso.
Selama pandemi hingga Desember 2022 akumulasi kredit UMKM yang telah direstrukturisasi kredit sebesar Rp256,3 triliun yang meliputi hampir dari 4 juta nasabah,” paparnya.

Baca Juga :   Jadi CEO Termuda BRI Gadis Asal Kupang

Sunarso menambahkan, kredit yang benar-benar tidak bisa diselamatkan oleh perseroan hanya Rp12,749 triliun. Selebihnya bisa membayar sebesar Rp91,6 triliun dan lepas restru yang artinya sehat kembali sebesar Rp35,6 triliun. (*/eva)