Utusannya Dihalangi Masuk Masjid Al-Aqsa, Yordania Marah Besar ke Israel

JagatBisnis.com –  Yordania memanggil Duta Besar Israel pada Selasa (17/1/2023). Hal itu untuk memprotes tindakan polisi Israel yang menghalangi Utusan Kerajaan masuk Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur.

“Utusan Israel telah diberi surat protes dengan kata-kata keras untuk segera dikirimkan ke pemerintahannya. Surat itu termasuk pengingat bahwa Departemen Wakaf Yerusalem yang dikelola Yordania adalah otoritas eksklusif yang mengawasi tempat-tempat suci di Yerusalem, termasuk Masjid Al-Aqsa,” tegas pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Yordania, dikutip dari Kantor Berita Anadolu, Rabu (18/1/2023).

Juru bicara Kemlu Yordania Sinan Majali menjelaskan, Israel sebagai kekuatan pendudukan harus mematuhi kewajibannya di bawah hukum internasional dan hukum kemanusiaan internasional terhadap kota Yerusalem yang diduduki dan kesuciannya, terutama Masjid Al-Aqsa yang suci.

Baca Juga :   Pemerintah Buka Layanan Visa Bagi Israel dan 7 Negara Lain

“Israel harus menghentikan upaya untuk mengubah status quo bersejarah di Yerusalem yang diduduki,” papar dia.

Baca Juga :   Suporter Piala Dunia Qatar 2022 Cuekin Wartawan Israel

Menurut saksi mata, Duta Besar Yordania dihentikan polisi Israel di Gerbang Singa (Bab Al-Asbat), di sisi utara Masjid Al-Aqsa, dan dicegah memasuki lokasi dengan alasan kurangnya koordinasi.

Baca Juga :   Pejabat Kesehatan RI Kunjungi Israel untuk Belajar Cara Penanganan Corona

Polisi Israel, pada bagiannya, mengatakan diplomat Yordania itu tidak ditolak masuk tetapi ditunda sebentar untuk memasuki situs tersebut, menurut penyiar publik KAN. (*/els)