Selama 2022, 157 Kabupaten/Kota Alami Penurunan Kualitas Air

JagatBisnis.com –  Sebanyak 157 kabupaten/kota mengalami penurunan kualitas air. Penurunan kualitas air ditemukan di 381 titik wilayah. Namun demikian, secara umun indeks kualitas air di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 1,0 poin. Kualitas air mengalami kenaikan di 488 titik di 192 kabupaten/kota.

Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Sigit Reliantoro mengatakan peningkatan kualitas air harus tetap dilakukan secara konsisten. Pada 2022, pihaknya baru mencapai 43 persen dari target.

“Secara umum masih perlu upaya yang sangat besar untuk mendorong perbaikan kualitas air. Karena baru 41,2 persen provinsi atau 14 provinsi dan 43 persen atau 225 kab/kota yang memenuhi target kenaikan indeks kualitas air 2022,” katanya dalam diskusi daring, dikutip Selasa (3/1/2023).

Menurut dia, kualitas air sungai adalah salah satu parameter dalam perhitungan Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH). Indeks Kualitas Air (IKA) dihitung dari hasil konversi Pollution Index (PI).

“Perhitungannya mengacu pada Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 115 Tahun 2003 tentang Pedoman Penentuan Status Mutu Air, didasarkan pada nilai hasil sampel terhadap baku mutu tiap parameter,” tutupnya. (*/esa)