Begini Cara Kerja TMC yang Digunakan Pemerintah untuk Halau Cuaca Ekstrem

JagatBisnis.comPemerintah akan menggunakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk menghalau cuaca ekstrem. TMC merupakan sebuah upaya untuk menambah curah hujan (rain enhancement) atau mengurangi intensitas curah hujan (rain reduction) di suatu daerah.

Bagaimana cara kerjanya? Dikutip dari laman resmi Puspitek BRIN, Kamis (29/12/2022), TMC bisa dilakukan menggunakan pendekatan dua metode. Yakni metode mekanisme persaingan (competition mechanism) dan metode mekanisme proses lompatan (jumping process mechanism).

Metode competition mechanism diterapkan untuk aktivitas penyemaian awan yang dilakukan di darat dengan system Ground Based Generator yang dipasangkan di sejumlah titik. Tujuannya, mengganggu proses fisika di dalam awan bagi awan-awan konvektif yang tumbuh di suatu daerah. Sehingga hujan yang terjadi dapat dipersingkat durasinya dan dikurangi intensitasnya.

Baca Juga :   Sydney Dilanda Cuaca Ekstrem 'Sekali Dalam Seribu Tahun'

Sementara metode Jumping process mechanism bertujuan untuk mempercepat proses hujan agar segera terjadi sebelum memasuki suatu daerah. Dengan bantuan radar, awan-awan yang terpantau banyak membawa uap air dari laut dan bergerak menuju daerah tertentu akan “dicegat” jauh-jauh dari wilayah target.

Baca Juga :   BMKG Prakirakan Gelombang Sangat Tinggi di Perairan Selatan Jawa Timur

Dengan menggunakan pesawat, awan-awan tersebut disemai jauh di luar daerah target dengan harapan mampu mengurangi suplai massa udara basah yang pada akhirnya dapat mengurangi peluang kejadian hujan. Dalam pelaksanaan penyemaian, TMC menggunakan bahan berupa NaCl berbentuk super fine powder atau bubuk yang berukuran sangat halus dalam orde mikron dan bahan semai “CoSAT”. Di Indonesia sendiri, biasanya penyemaian turut melibatkanTNI-AU. (*/els)