Puncak Kepulangan Delegasi G20, Dipastikan Penerbangan di Bali Lancar

JagatBisnis.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan penerbangan di Bandara Ngurah Rai, Bali, berjalan lancar pada puncak kepulangan delegasi Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, Rabu (16/11/2022). Berdasarkan laporan terdapat 39 keberangkatan penerbangan VVIP, baik menggunakan pesawat kenegaraan maupun komersial.

“Alhamdulillah, dari Selasa sampai Rabu kemarin, secara umum pengaturan penerbangan kepulangan para delegasi berjalan dengan baik tanpa kendala yang berarti,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan Novie Riyanto dalam keterangannya, Kamis (17/11/2022).

Menurut Novie, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melaporkan, dari total penerbangan, sebanyak 25 penerbangan merupakan pesawat para kepala negara dan pimpinan lembaga internasional. Sisanya, pesawat yang mengangkut para tim pendukung delegasi.

Baca Juga :   Harga Tiket Pesawat Bakal Melambung

“Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi turut mengantar kepulangan para delegasi di Bandara Ngurah Rai yang di antaranya Perdana Menteri Italia, Ms. Giorgia Meloni yang berangkat pukul 20.00 WITA menggunakan private jet dan Menteri Luar Negeri Meksiko Marcelo Ebrard yang berangkat pukul 18.40 WITA menggunakan pesawat komersial,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kemenhub Buka Posko Pengendali Mudik Lebaran

Dia menerangkan, pada Kamis (17/11/22) ini, masih ada sejumlah penerbangan VVIP. Tapi jumlahnya relatif tidak banyak, seperti Rabu kemarin. Pihaknya akan terus melakukan pengaturan penerbangan untuk menjaga kelancaran lalu lintas penerbangan VVIP maupun penerbangan reguler.

Sementara itu, Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menjelaskan, pengaturan penerbangan reguler domestik relatif masih terkendali dan dilaporkan tidak ada pengalihan atau pembatalan penerbangan.

Baca Juga :   Nataru, Tak Ada Penyekatan Angkutan Laut

“On Time Performance atau ketepatan waktu penerbangan di hari puncak kepulangan para delegasi kemarin, di angka 65,09 persen. Beberapa keterlambatan yang terjadi dikarenakan adanya dinamika perubahan jadwal keberangkatan pesawat VVIP dan penyesuaian proses pergerakan di sisi udara untuk memastikan kelancaran penerbangan VVIP,” pungkas Adita. (*/esa)