Banjir di Minahasa, 3 Rumah Dikabarkan Hanyut

Ilustrasi banjir Foto: Kompas

JagatBisnis.comBanjir menerpa Kabupaten Minahasa di Sulawesi Utara( Sulut), persisnya di Kelurahan Papakelan, Kecamatan Tondano Timur, Sabtu( 5/ 11) kemarin. Banjir mulai terjadi dekat jam 14. 30 Waktu indonesia tengah(WITA).

Banjir itu menyebabkan 3 rumah masyarakat di area itu hanyut terbawa air, puluhan rumah yang lain tergenang air serta dekat 700- an orang harus diungsikan sementara dari rumah mereka. Lurah Papakelan, Meiny Rumbai berkata para korban sendiri diungsikan sementara di gedung SD GMIM setempat serta rumah keluarga yang tidak terdampak banjir.

” Saat ini warga mulai membersihkan rumah mereka yang terdampak banjir,” tutur Meiny.

Baca Juga :   11 Kecamatan di Aceh Timur Terendam Banjir

Sekretaris BPBD Kabupaten Minahasa, Sandro Mogot berkata bila terdapat 236 kepala keluarga( KK) yang terdampak pada bencana banjir di Papakelan itu.

Baca Juga :   Masyarakat Diminta Tak Saling Nyinyir Terkait Banjir

” Sementara jumlah jiwa yang terdampak berjumlah 794 orang. Jadi selain banjir, ada juga yang terdampak longsor,” tutur Sandro.

Sandro berkata, banjir sendiri diakibatkan oleh hujan kencang yang turun semenjak siang hari, alhasil menyebabkan meluapnya air bengawan yang melintas di area Papakelan. Lanjut dibilang Sandro, grupnya sampai saat ini masih menahan masyarakat buat kembali ke rumah sebab memandang situasi cuaca, di mana hujan sedang turun dengan kencang.

Baca Juga :   8 Kecamatan di Purworejo Terendam Banjir

” Memang sudah surut air, tapi kita belum putuskan untuk closed tempat pengungsian karena melihat kondisi cuaca sekarang. Yang pasti, kami fokus untuk memberikan bantuan ke masyarakat terdampak,” ucapnya balik. (tia)