Tabungan Anak BSI Meningkat Hingga 22,96 Persen

JagatBisnis.com – PT Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatatkan pertumbuhan dana simpanan nasabah anak mencapai 22,96 persen yoy hingga September 2022. Peningkatan tabungan tersebut sejalan dengan bertambahnya jumlah sekolah yang bekerja sama dengan BSI mencapai 29,85 persen. Selain itu, jumalah pesantren yang bekerja sama juga bertambah menjadi 23,67 persen. Sehingga berdampak pada penggunaan layanan transaksi ekosistem sekolah dan pesantren.

Direktur Sales and Distribution BSI Anton Sukarna mengungkapkan, dengan kenaikan itu, pihaknya akan terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi produk dan layanan terbaik bagi masyarakat. Salah satunya dengan menyediakan Tabungan Anak bagi nasabah anak berusia dini.

“Ini menjadi solusi bagi ekosistem sekolah dan pesantren tidak hanya untuk wali murid tetapi juga untuk wali santri,” katanya, Selasa (1/11/2022).

Baca Juga :   BSI Gandeng MUI Fasilitasi Produk dan Layanan Perbankan Syariah

Dia menjelaskan, pihaknya juga menghadirkan digitalisasi dalam proses pembukaan rekening tabungan anak, terutama Tabungan Junior dan Tabungan Haji Muda yang dinilai dapat meningkatkan literasi keuangan anak sejak dini.

Baca Juga :   BSI Ajak REI Jateng Akselerasi Pembiayaan Properti

“Digitalisasi Tabungan Anak dari kebutuhan orang tua yang menginginkan kemudahan dan percepatan akses pembukaan rekening sehingga dapat digunakan kapanpun dan dimanapun tanpa perlu datang ke cabang. Hal ini sejalan dengan transformasi kami menuju Digitalisasi Financial Solution Banking dengan menggunakan kanal BSI Mobile,” terangnya.

Baca Juga :   Posisi Komisaris BSI Terancam, Pasca Dipecat DMI

Dia menambahkan, untuk proses pembukaan rekening Tabungan Anak tersebut dilakukan secara daring dengan menggunakan konsep Customer Online Onboarding yang telah dimiliki sejak Desember 2019. Kemudian, nasabah dapat menggunakan data identitas orang tua dan anak dengan proses verifikasi dan validasi melalui biometric face recognition ataupun video banking dan terhubung langsung ke sistem Dukcapil. (*/eva)