Komnas HAM Sesalkan Tak Ada Adegan Tembak Gas Air Mata dalam Rekonstruksi Kanjuruhan

JagatBisnis.com  Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyesalkan tidak adanya adegan tembakan gas air mata dalam rekonstruksi tragedi Kanjuruhan. Karena, gas air mata adalah penyebab utama jatuhnya 133 korban jiwa.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam mengatakan, pihaknya telah mengantongi hasil laboratorium gas air mata. Namun, pihaknya masih perlu adanya perbandingan terkait kandungan gas tersebut. Apalagi, gas air mata menjadi pemicu jatuhnya korban.

“Karena itu, sangat disayangkan tidak ada adegan tembakan gas air mata dalam rekonstruksi. Padahal, dalam konteks gas air mata menjadi pemicu dalam tragedi tersebut. Namun, ketika proses rekonstruksi macam-macam tidak ada narasi tembakan gas air mata itu. Hal itu memang disayangkan oleh banyak pihak,” katanya, Senin (24/10/2022).

Baca Juga :   5 Tersangka Diperiksa Polda Atas Tragedi Kanjuruhan

Menurut Anam, rekonstruksi adalah bagian dari mempermudah dalam proses penyelidikan, terutama untuk membantu Kejaksaan melihat apa sebenarnya yang terjadi. Seharusnya kepolisian, khususnya penyidik, tidak hanya menggali dari keterangan saksi, tapi diiringi dengan bukti yang beredar seperti video terkait banyaknya aparat yang menembakkan gas air mata.

Baca Juga :   Pengobatan Korban Tragedi Kanjuruhan Ditanggung Pemerintah

“Harusnya memang teman-teman Kepolisian, khususnya penyidik menjelaskan ada basis yang lain. Apa itu? Ya berupa video yang beredarr luas, semua orang melihat video itu memang ada tembakannya ke tribun,” tegasnya. (*/esa)