Sedih, Bocah 11 Tahun Ditinggal Orangtuanya dalam Kerusuhan Kanjuruhan

Ilustrasi kerusuhan Kanjuruhan Foto: Grid id

JagatBisnis.com –  Pasangan suami istri (pasutri) bernama M Yulianto (40) dan Devi Ratna Sari (30) meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Jenazah keduanya dimakamkan dalam satu liang lahat.

Suami istri asal Jalan Bareng Raya 2G Kota Malang itu meninggalkan seorang anak yang masih berusia 11 tahun. Suasana kesedihan keluarga besar dan warga setempat iringi pemakaman pasutri itu.

Warga mengantarkan kedua jenazah menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Mergan, Kota Malang, sekitar pukul 09.15 WIB, Sabtu (1/10/2022).

Baca Juga :   Bukan Cuma Liga 1 Dihentikan, Ketum PSSI juga Putuskan 6 Lainnya Terkait Tragedi Kanjuruhan

Meski masih bocah, M Alfiansyah (11), anak pasangan suami istri itu awalnya tampak tegar mengikuti prosesi pemakaman kedua orangtuanya.

Baca Juga :   BRI, Sampaikan Rasa Duka atas Tragedi Kanjuruhan

Namun, air mata Alfiansyah kemudian tidak terbendung ketika azan dan doa dikumandangkan dalam prosesi pemakaman. Sanak saudara yang menemani terus mencoba menguatkan hatinya agar tetap tegar.

Baca Juga :   Tragedi Kanjuruhan, Ribuan Bonek Gelar Aksi Duka Cita

Rudi, salah seorang tetangga korban turut bersedih atas kepergian kedua orang tua Alfiansyah. Baginya, Yulianto dan Devi adalah sosok orang baik yang akrab dengan tetangga.

“Almarhum aktif di semua kegiatan kampung. Sering ikut kerja bakti,” ucap Rudi. (tia)