UMKM Harus Manfaatkan PLUT untuk Perbaikan Produk dan Digitalisasi

JagatBisnis.com – UMKM harus dapat memanfaatkan peran Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi dan UMKM (PLUT KUMKM) untuk menjadi tempat perbaikan kualitas produk dan digitalisasi UMKM. Hal ini merupakan upaya Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) untuk mengoptimalkan peran PLUT KUMKM dalam mendukung percepatan onboarding produk koperasi dan UMKM pada laman e-Katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Pasar Digital (PaDi) dan Bela Pengadaan.

“Tahun ini kami ingin UMKM bukan hanya survival saja, tapi juga transformatif. Jadi bukan hanya kembali normal pascacovid-19, tapi juga melakukan transformasi digital termasuk PLUT yg akan kami transformasi. Maka, PLUT harus jadi tempat belajar untuk membantu UMKM go online,” kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam Workshop Perluasan Pasar Produk Koperasi dan UMKM Melalui Bela Pengadaan dan PaDi UMKM di PLUT KUMKM Educational Center Lombok, Nusa Tenggara Barat, Kamis (17/3/2022).

Menurut dia, saat ini sudah terdapat 17,2 juta UMKM yang onboarding digital. Pihaknya menargetkan hingga tahun 2024, ditargetkan 30 juta UMKM yang melakulan onboarding digital. Hal ini pun menjadi kesempatan besar bagi UMKM untuk segera memanfaatkan peran PLUT KUMKM, guna memperbaiki kualitas dan produktivitas produknya.

Baca Juga :   KemenKopUKM Tingkatkan Kualitas dan Kompetensi Tenaga Pendamping KUMKM

“Onboarding UMKM ini sisanya tinggal 12,8 juta, waktunya juga sebentar lagi. Jadi NTB ini harus punya angka pasti. Kira-kira berapa dan siapa yang mau didampingi untuk onboarding digital,” kata Menteri Teten.

Baca Juga :   Koperasi di Subang, Salah Satu Target KemenkopUKM Bangun 40 Koperasi Pangan Modern

Dia menambahkan, pihaknya mengapresiasi Telkom Indonesia dan Grab Indonesia yang juga telah membantu UMKM onboarding digital. Dengan keterlibatan berbagai pihak, UMKM akan semakin kuat dan menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia. PLUT KUMKM Educational Center Lombok melakukan pelatihan kepada 320 pelaku UMKM untuk memperbaiki kualitas dan produktivitas produknya.

Baca Juga :   UMKM Masih Kesulitan Ajukan KUR

“Secara rinci, peserta pelatihan secara luring terdapat 32 pelaku UMKM yang sudah dikurasi dari PLUT KUMKM NTB dan secara online sebanyak 278 peserta,” tutup Teten. (eva)