13 Rumah di Jember Direlokasi karena Terancam Longsor

JagatBisnis.com – Sebanyak 13 rumah di Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, Jember, Jawa Timur direlokasi karena terancam tanah bergerak. Terlebih lagi, belasan rumah itu berada di ketinggian dan jurang.

Bupati Jember, Hendy Siswanto mengatakan para penghuni sudah lima kali mengalami longsor dan saat ini bersedia untuk direlokasi. Karena wilayah itu berpotensi kembali mengalami tanah bergerak.

“Kemungkinan geraknya tinggi dan (kemungkinan) amblesnya cukup tinggi, karena curah hujan di Sunberbaru ini cukup tinggi,” ujarnya.

Baca Juga :   Pencarian Korban Longsor Nganjuk Alami Kendala

Selanjutnya Pemkab akan melakukan pembersihan dan aman menanamkan dengan tanaman-tanaman yang keras agar tanah di kawasan itu tidak bergerak.

Baca Juga :   Akses Kendaraan Lumpuh Total akibat Longsor Timbun Jalan Nasional di Tana Toraja

Warga menempati rumah baru dengan status hak pakai, karena status lahan di perkebunan milik Perusahaan Daerah Perkebunan Kahyangan itu masih berstatus hak guna usaha (HGU).

“Kami yakinkan kepada warga kenapa hak pakai, supaya membatasi agar jangan sampai menjadi perumahan di sini. Lokasi ini khusus untuk warga terdampak tanah gerak,” kata Hendy.

Baca Juga :   Pemkab Garut Tetapkan Status Tanggap Bencana hingga 29 Juli

Ukuran rumah warga nanti adalah panjang 8 meter dan lebar 13 meter. “Kami bantu membangun bersama-sama warga. Kami support sembako. Proses pembangunan tak terlalu lama. Satu bulan sudah selesai,” jelasnya. (pia)