Jokowi Minta Evaluasi PTM di Jabar, DKI Jakarta dan Banten

Presiden Jokowi

JagatBisnis.com – Presiden Jokowi meminta adanya evaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah Jawa Barat, DKI Jakarta hingga Banten. Sebab, kasus corona kembali naik akibat varian Omicron.

“Saya juga minta adanya evaluasi untuk pembelajaran tatap muka, utamanya di Jawa Barat, di DKI Jakarta, dan di Banten,” kata Jokowi saat memberikan arahan dalam ratas bersama jajarannya yang dikutip Selasa (1/2).

Selain itu, Jokowi juga meminta agar vaksinasi dosis satu, dua, hingga booster dipercepat. Terutama bagi anak-anak dan lansia.

Baca Juga :   Adanya Temuan Kasus COVID-19, 8 Sekolah di Solo Dihentikan Sementara

“Terkait dengan vaksin. Saya minta terus dipercepat vaksinasi yang (dosis) satu, dua, tetapi juga saya minta vaksinasi booster juga terus dipercepat, utamanya capaian vaksinasi bagi anak 6-11 tahun dan bagi lansia,” kata dia.

Baca Juga :   Harga Pangan di Dunia Naik, Jokowi: Kita Jangan Tergantung Gandum-Jagung Impor

Terkait penanganan varian Omicron, Jokowi menuturkan harus dilakukan pendekatan penanganan yang berbeda. Dalam jangka pendek, kata dia, harus diperkuat penanganan dari hilir yakni sosialisasi hingga edukasi yang masif.

“Kemudian stok obat-obatan yang ada di apotek-apotek ini betul-betul harus dikontrol keberadaannya,” kata dia.

Tak hanya itu, untuk penanganan bagian hulu, ia meminta dilakukan pencegahan transmisi lokal, terutama di enam provinsi yang menjadi penyumbang kasus aktif yang terbesar. Ia meminta monitor ketat dilakukan tanpa membuat masyarakat panik.

Baca Juga :   Senin, PTM Terbatas Kembali Dilaksanakan di Lampung

“Kemudian juga disiplin protokol kesehatan bersama TNI dan Polri, terutama 3M yang masif dan juga pelacakan kontak erat. Ini seperti yang sudah kita lakukan,” tutup Jokowi.(pia)