Gandeng Danareksa PP dan Waskita Karya Jual Aset Properti

JagatBisnis.com-PT PP (Persero) Tbk dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk menggandeng PT Danareksa Sekuritas (Persero) untuk menjual aset-aset properti yang dikelola oleh anak perusahaan dan memberikan peluang bagi para investor untuk mengakuisisi persediaan propertinya. Hal itu dilakukan untuk meringankan beban keuangan dua perusahaan tersebut.

Pengamat BUMN dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mengungkapkan, langkah itu merupakan salah satu upaya BUMN Konstruksi mengatasi cash shortage. Karena sebagian besar proyek BUMN Konstruksi ini dibiayai dengan instrumen utang. Apalagi, Waskita terhimpit utang paling besar, maka keberhasilan program monetisasi akan sangat membantu cash flow.

“Sementara kita tahu, dalam dua tahun terakhir bisnis melesu akibat Covid-19, maka mereka butuh aliran fresh money lebih besar. Karena itu, salah satu cara yang bisa dilakukan dengan monetisasi aset properti yang mereka miliki,” katanya seperti dikutip Rakyat Merdeka, Sabtu (23/1/2022).

Baca Juga :   PTPP Serahkan 30 Unit Vaccine Carrier Kepada Polda Jawa Barat

Dia menjelaskan, monetisasi ini, ditekankan, BUMN Konstruksi harus menjaga strategi harga jual.btapu, kesan obral harus dihindari. Karena proceed yang diterima dari transaksi ini harus lebih besar dari biaya produksi yang sudah mereka keluarkan.

Secara terpisah, SPV Corporate Secretary Waskita Karya Ratna Ningrum berharap, program percepatan ini dapat meningkatkan kontribusi BUMN terhadap APBN. Selain itu, upaya ini sejalan dengan fokus Menteri BUMN Erick Thohir yang akan melakukan transformasi BUMN dua tahun ke depan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Bisnis Kembali Bergeliat Villa Kencana Cikarang Serah terima Kunci Kepada Konsumen

Dia menjelaskan, optimisme akselerasi kinerja dari program ini berkaca pada laba bersih perusahaan BUMN semester I-2021, yang mencapai Rp26 triliun. Padahal, pada periode yang sama pada 2020, laba bersih perusahaan BUMN hanya sebesar Rp6 triliun.

“Dalam program ini, kami menyertakan sebanyak lima persediaan properti milik PT Waskita Karya Realty, selaku anak usaha dari Waskita Karya yang akan dilepas secara bulk, baik dalam bentuk klaster maupun yang berdiri sendiri (standalone),” terangnya.

Baca Juga :   Bisnis Properti 2022 Diprediksi Bangkit

Menurut dia, persediaan properti yang ditawarkan terdiri dari apartemen, commercial area dan lahan kosong (landbank). Properti itu berada di Tangerang Selatan, Surabaya dan Bali dengan lokasi yang strategis, serta memiliki konsep produk unggulan.

“Investor yang berminat dapat melakukan registrasi, dilanjutkan dengan mengikuti sesi investor gathering pada minggu kedua Februari 2022, yang lebih lanjut akan disampaikan oleh Danareksa. Hasil dari program ini, nantinya akan digunakan untuk pendanaan investasi lainnya pada 2022,” tutupnya. (*/eva)