Capai 1 Juta Kasus, India Dihantui Badai Omicron

JagatBisnis.com – India terancam tsunami COVID setelah varian Omicron menyebar luas dan cepat di wilayah padat penduduk itu. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa jumlah harian kasus COVID-19 dapat membengkak hingga satu juta kasus pada akhir Januari 2022.

Penelitian Institut Sains India (IISC) dan Institut Statistik India (ISI), menunjukkan gelombang virus corona akan mencapai puncaknya pada akhir Januari dan berdampak pada pekan pertama Februari.

“Model tersebut mempertimbangkan bahwa 30 persen, 60 persen, atau 100 persen populasi rentan. Tergantung pada persentase orang yang rentan terhadap virus, kasus harian di India bisa sekitar 300 ribu, 600 ribu atau 1.000.000 (satu juta) selama puncak,” tulis studi tersebut, Sputnik, Jumat (7/1/2022).

Baca Juga :   Ada 8 Kasus Temuan Covid-19 Varian Omicron di Indonesia

Sejak akhir Desember, India telah menghadapi peningkatan terus menerus dalam kasus COVID-19. Pemerintah mencatat lebih dari 35 juta kasus COVID-19, dan sekitar 483 ribu kematian akibat virus tersebut tercatat di seluruh negeri sejak pandemi.

Baca Juga :   Omicron di Jakarta Terus Bertambah

Kasus COVID-19 di India bertambah 117.100 menjadi 35.226.386 dalam data Jumat (7/1/2022). Sebanyak 302 kematian juga dilaporkan, sehingga kematian menyeluruh berjumlah 483.178 jiwa.

Baca Juga :   Novavax Mulai Proses Membuat Vaksin untuk Omicron

Harian kasus Covid-19 meningkat tajam, dengan 90.928 kasus tercatat pada Kamis dan 58.097 kasus tercatat pada hari sebelumnya. Saat ini, ada 371.363 kasus aktif di India dan terjadi peningkatan 85.962 kasus selama periode tersebut. Lonjakan kasus aktif di India kini memasuki hari ke sepuluh. (pia)