960 Dokumen Telah Diterbitkan oleh Dukcapil untuk Korban Semeru

JagatBisnis.com –  Tim Dukcapil peduli bencana awan panas guguran (APG) Gunung Semeru dalam dua hari terakhir telah menerbitkan sebanyak 960 dokumen pengganti untuk warga yang menjadi korban bencana.

Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh dalam keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu (11/12/2021), mengatakan bahwa pihaknya telah memberangkatkan tim untuk melakukan pelayanan jemput bola pencetakan dokumen kependudukan pengganti bagi korban bencana.

“Terkait bencana kita harus selalu proaktif terutama sekarang bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Tolong tim yang sudah dibentuk untuk segera koordinasi dengan dinas dukcapil setempat. Lakukan layanan penggantian dokumen yang rusak akibat bencana tanpa diminta penduduk,” ucap dia.

Baca Juga :   Kunjungi Pengungsi Semeru, Ini Pesan Maruf Amin

Tim dukcapil telah memberikan layanan berupa perekaman KTP elektronik kepada dua penduduk, mencetak KTP elektronik sebanyak 22 keping, pencetakan KK pengganti yang rusak akibat erupsi sebanyak 822 lembar.

Baca Juga :   Warga yang Tinggal di Umbulan Minta Direlokasi

Tim juga melakukan pencetakan akta kelahiran sebanyak 84 lembar dan pencetakan kartu identitas anak (KIA) sebanyak 30 keping. Atau, total seluruhnya yang telah diterbitkan tim dukcapil yakni sebanyak 960 dokumen kependudukan.

Kemudian, tim dukcapil juga menerbitkan akta kematian bagi korban meninggal yang saat ini berada di RSUD dr Haryoto, dan RS Bhayangkara Tirta Yatra, Lumajang.

Baca Juga :   DKI Kerahkan 91 Personel Lintas OPD untuk Salurkan Bantuan bagi Korban Erupsi Semeru

Tim Dukcapil masih akan terus bekerja di daerah bencana hingga Selasa, 14 Desember 2021. Apabila masih diperlukan, Ditjen Dukcapil akan menerjunkan petugas berikutnya hingga keadaan kembali kondusif.

Tim Dukcapil itu bergerak cepat membuka posko layanan pencetakan dokumen kependudukan bagi korban korban APG Gunung Semeru, di Balai Desa Sumberwuluh dan Balai Desa Penanggal sejak Kamis, 9 Desember 2021 mulai pukul 09.30 WIB.(pia)