Pria di Bekasi Ancam Bunuh Tetangga Gara-gara Hewan Peliharaan

Ilustrasi anjing.

JagatBisnis.com  –  Seorang pria di Bekasi, Jawa Barat tiba-tiba keluar dari rumahnya dengan menggenggam tombak lantaran ayam peliharaannya diganggu anjing tetangganya. Pria itu mengarahkan tombaknya ke arah anjing dan juga ke arah pemiliknya dan mengancam ingin membunuh.

Peristiwa itu viral di media sosial akun Twitter @Picaseok08 yang menyebutkan adanya dugaan penganiayaan terhadap anjing yang dipelihara oleh warga Bekasi bernama Agnes. Saat itu si pemilik hendak mengajak anjing-anjingnya untuk berjalan-jalan. Namun seekor anjingnya yang berwarna hitam tiba-tiba keluar rumah.

“Dia nyamperin ke daerah rumah seorang bapak yang pelihara ayam. Karena kaget melihat anjing, ayam itu pun kabur jauh dari rumah,” kata Agnes.

Baca Juga :   Ditegur Tak Bermasker, Seorang Ibu Pukul Petugas KRL

Si pemilik ayam pun marah dan langsung mengejar anjing yang membuat ketakutan ayam peliharaanya. Bahkan pria tersebut sempat mengambil tombak dari rumahnya untuk memukul anjing tersebut.

“Bapak itu bawa tombak panjang banget dan anjing saya langsung lari. Pas dia nodongin tombaknya itu dia bilang gini ‘Kamu mau saya bunuh juga?” ucap Agnes.

Baca Juga :   Viral, Video Diduga Prajurit TNI Copot Baliho Rizieq

Terkait peristiwa tersebut, Agnes mengatakan bahwa pihaknya akan segera melaporkan permasalahan tersebut ke pihak kepolisian.

Menanggapi kasus ini, Ketua Animal Defenders Indonesia (ADI), Doni Herdaru menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Jumat (29/10/2021) lalu. Ia menerima aduan dari sejumlah pihak dan telah menemui pengurus lingkungan untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Baca Juga :   Viral Pasar Tanah Abang Membludak, Inul Daratista: Serem Ini

Ia berharap permasalahan itu bisa selesai secara baik-baik. “Saya menyerahkan kepada ketua lingkungan untuk diselesaikan internal,” ujarnya.

Doni pun mendukung pihak korban yang hendak melaporkan ke pihak kepolisian. “Inilah saatnya pihak Kepolisian hadir memberikan pengayoman bagi pelapor dan lingkungan tempat mereka tinggal karena apa yang dilakukan pelaku juga sangat membahayakan jiwa manusia lainnya,” pungkasnya. (pia)