10.000 Paket Bansos Kemensos untuk Jurnalis

jagatBisnis.com — Kementerian Sosial (Kemesos) kembali menyerahkan 10.000 paket bantuan sosial (bansos) kepada Yayasan Peduli Jurnalis Indonesia (YPJI), Kamis (03/12/2020). Penyerahan bantuan tahap kedua ini dilakukan secara simbolis oleh Menteri Sosial Juliari P Batubara di Sekretariat YPJI Jakarta. Paket bansos tersebut untuk disalurkan kepada para jurnalis yang terdampak Covid-19.

Bantuan sosial (bansos) yang disalurkan kepada jurnalis diharapkan dapat membantu di masa pandemi Corona Covid-19 ini. Semoga bantuan ini bermanfaat. Banyak dan sedikitnya tergantung yang menerima,” katanya Menteri Sosial, Juliari P. Batubara dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (04/12/2020).

Dia mengakui, pihaknya membutuhkan media, tidak hanya di masa Covid-19. Karena hubungan antara media dan kementerian saling menguntungkan. Oleh sebab itu, program distribusi bantuan sosial kepada YPJI ini bisa terus dilakukan selain di masa pandemi Covid-19.

“Tidak perlu membela karena yang terpenting adalah support atas pemberitaan kami. Namun, kami juga membutuhkan kritik penilaian kinerja kami selama ini. Kami  butuh masukan yang konstruktif. Kami berharap media bisa mengangkat pemberitaan yang membangun optimis buat yang membaca,” ujar Juliari.

Menurutnya, pandemi Covid-19 yang sudah berjalan selama 9 bulan ini, pihaknya terus memberikan bantuan berupa barang dan uang tunai. Namun, khusus diluar Jabodetabek lebih banyak bantuan yang diberikan berupa uang tunai. Rencananya penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) akan dilanjutkan di 2021. Hal itu dilakukan guna meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19.

“ Pemerintah tetap melaksanakan program bansos reguler seperti PKH dan BPNT di tahun 2021 dengan jumlah indeks dan target keluarga penerima manfaat yang sama. Sedangkan untuk bansos tunai akan disalurkan selama Januari hingga Juni 2021. Sementara itu, sejumlah program bansos lainnya tak akan dilanjutkan pada 2021, mengingat anggaran yang harus fleksibel. Tapi kami akan mempertimbangkan kondisi di lapangan dan tak menutup kemungkinan program bansos lainnya akan dilanjutkan kembali,” tutupnya. (eva)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button